KONI Aceh harus tingkatkan pembinaan atlet jelang PON ke 20

Atlet PORA XIII. (Chaideer/MC PORA)
--Ads--

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menegaskan pemerintah Aceh akan terus mendukung dan memberi perhatian bagi kemajuan prestasi atlet di Aceh dengan berbagai upaya yang dirancang KONI Aceh untuk memajukan olahraga Aceh.

“KONI Aceh harus mampu  menjalankan sistem pembinaan yang lebih baik agar para atlet kita semakin termotivasi untuk berprestasi,” kata Nova Irianysah saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorporov) XII tahun 2018 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh di Hotel Hermes Palace, Jumat (21/12).

Salah satu langkah untuk pembinaan atlit berkualitas kata Nova melalui berbagai kompetisi yang diselenggarakan secara berjenjang, mulai tingkat Kabupaten/Kota hingga Provinsi.  Berbagai event-event olahraga regional dan nasional juga semakin sering dilaksanakan di Aceh sehingga mampu menghadirkan  iklim persaingan yang kompetitif bagi para atlit daerah.

Ads

“Terakhir kita baru saja melaksanakan kompetisi olahraga tingkat provinsi, yaitu Pekan Olahraga Aceh atau  PORA. Setelah itu akan menyusul persiapan khusus para atlit menyongsong PON ke-20 tahun 2020 di Papua, dimana pra-kualifikasi untuk beberapa cabang olahraga dilaksanakan di Aceh,” ujar Nova.

Peluang sebagai tuan rumah pra-kualifikasi PON kata Nova  harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bisa meloloskan sebanyak-banyaknya atlet Aceh agar bisa berkompetisi pada ajang PON 2020 nanti. Setelah PON ke-20 tahun 2020 di Papua lanjut Nova, Aceh bersama Provinsi Sumut akan menjadi tuan rumah PON ke-21 tahun 2024.

“KONI Aceh sebagai penggerak olahraga harus memiliki visi yang jelas dalam melihat kesempatan ini. Sejak sekarang KONI Aceh harus menyusun perencanaan,meningkatkan pembinaan, dan merancang target-target khusus  pada cabang olahraga tertentu,” ujar Nova.

Baca: KONI Aceh minta crosser terus berlatih untuk PON Papua

Sementara itu, Ketua KONI Aceh, Muzakir Manaf berpesan kepada para atlet, pelatih, pengurus dan olahraga dan KONI Aceh agar tidak terlalu cepat berpuas diri terhadap apa yang telah dicapai oleh KONI selama ini.

Baca: KONI Aceh minta crosser terus berlatih untuk PON Papua

“Jangan bertepuk dada atas prestasi – prestasi gemilang yang telah berhasil kita raih. Fokuskan diri pada perencanaan dan pembinaan yang lebih baik kedepan, agkat derajat Aceh setingi-tingginya melalui olahraga,” kata Muzakir Manaf.

KONI Aceh periode 2014-2018 kata Muzakir telah berhasil merebut predikat sebagai tuan rumah PON 21 tahun 2024 bersama Sumatera Utara.

“Alhamdulillah dua agenda besar, yaitu rekor perolehan medali PON Jawa Barat, dan menjadi tuan rumah PON untuk pertama kalinya dalam sejarah dapat kita capai dalam satu periode kepengurusan,” ujar Muzakir.

Semua keberhasilan tersebut kata Muzakir Manaf tidak lepas dari dukungan semua pihak, Pemerintah Aceh, DPRA, KONI Kabupaten/Kota dan kerja eras para atlit binaan KONI. [Randi/rel]

Ads