Mahasiswa Ikut Tolak Kehadiran Indomaret di Subulussalam

Ilustrasi. (foto:koranMX)
--Ads--

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Himpunan Pelajar Perantauan Syekh Hamzah Fansuri (HPP-SHaF) Kota Subulussalam, juga menyatakan menolak kehadiran swalayan modern seperti Indomaret dan Alfamidi di Subulussalam.

Pernyataan penolakan itu disampaikan Ketua HPP-SHaF, Hasby Bancin kepada kanalaceh.com, Senin (20/5). Menurutnya, kehadiran pasar ritel modern itu, akan melumpuhkan ekonomi pedagang kecil yang ada di Subulussalam.

Baca: Pedagang di Subulussalam Ancam ‘People Power’ Jika Izin Indomaret Diterbitkan

Ads

“Karena kehadiran Pasar Ritel Moderen itu akan melumpuhkan perekonomian pedagang kecil di kota kami, orang tua kami banyak yang mencari nafkah sebagai pedagang kecil di Subulussalam untuk membiayai perkuliahan kami,” kata Hasby.

Baca: Indomaret Menjamur, Pedagang di Subulussalam Protes

Ia berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan oleh Pemerintah Kota Subulussalam, sebelum terjadi hal yang dapat merugikan masyarakat.

Hasby menyampaikan, pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa di Banda Aceh, jika izin operasional swalayan Indomaret dan Alfamidi tetap diberikan. [Satria T]

Ads