Kadinsos Aceh Tutup Pelatihan Keterampilan Siswa Binaan Angkatan 76

(ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) –  Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Aceh,  Alhudri menutup kelas pendidikan dan pelatihan keterampilan jurusan menjahit dan bordil aplikasi, untuk siswi binaan angkatan 76 pada UPTD Rumoh Seujahtera Jroh Naguna (RSJN) Dinsos Aceh, Minggu (26/5).

Dalam sambutannya Alhudri mengatakan, UPTD RSJN merupakan tempat pembinaan bagi remaja putus sekolah yang ada di Provinsi Aceh, oleh karena itu kepada para siswi yang sudah mengikuti program pelatihan. Dia berharap  keterampilan ini bisa dipergunakan secara efektif.

“Pendidikan dan keterampilan ini memang relatif singkat, tapi di sini kalian bukan hanya mengikuti pendidikan dan pelatihan keterampilan saja, akan tetapi juga mendapatkan pendidikan dan bimbingan keagamaan, serta bimbingan fisik dan mental,” kata Alhudri.

Ads

Alhudri menuturkan, dalam perkembangan saat ini, pendidikan menjadi faktor utama yang sangat menentukan sebuah keberhasilan, namun banyak orang tidak terjamin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan. Karena tidak mempunya keterampilan yang dapat pendukung pendidikannya.

“Saya berpesan dengan penguasaan keterampilan dan keahlian yang sudah kalian miliki, dapat kiranya dimanfaatkan dengan baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di lingkungan masing-masiung, sehingga tidak lagi menjadi pengangguran,” katanya.

Untuk tahun 2019, jumlah siswi binaan yang diterima yaitu : jurusan keterampilan menjahit dan bordil aplikasi dengan jumlah 30 orang siswi remaja. Seusai mengikuti pelatihan selama tiga bulan, mereka semuanya diberikan toolkit (modal kerja) untuk pembekalan usaha mereka, serta diberikan sertifikat keberhasilan sesuai dengan jurusan masing-masing.

Kepala UPTD RSJN Saifullah mengatakan, dilakukan pelatihan tersebut dalam upaya menekan angka pengangguran dengan melatih keterampilan kepada remaja putus sekolah yang dibina oleh UPTD RSJN Dinas Sosial Aceh.

“Ini adalah program pemerintan untuk menekan angka kemiskinan, hari ini adalah siswi binaan, dan kita juga punya siswa binaan di bidang perbengkelan,” katanya.

Kagiatan yang ditutup dengan buka puasa bersama itu, juga diselingi dengan memberikan santunan kepada sepuluh orang anak yatim. [Randi/rel]

Ads