Nova Minta Trans Continent Bisa Tarik PMA Untuk Investasi di Aceh

Peletakan batu pertama di pusat logistik berikat dan pergudangan terpadu milik PT. Trans Continent. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Aceh Besar (KANALACEH.COM) – Pemerintah Aceh melalui PT Pembangunan Aceh meresmikan pusat logistik berikat dan pergudangan terpadu milik PT. Trans Continent, di Kawasan Industri Aceh Ladong, Sabtu (31/8).

Peletakan batu pertama itu dilakukan oleh Nova berserta CEO PT Trans Continent dan pihak lainnya. Dimana, perusahaan Trans Continent yang dinakhodai putra asal Aceh itu, bisa menjadi lokomotif untuk menarik perusahaan lain untuk ikut berinvestasi di Aceh.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah berharap dengan beroperasinya PT. Trans Continent dapat menjadi pemantik bagi perusahaan lain untuk melihat bahwa KIA Ladong, sangat efektif untuk dijadikan lokasi berinvestasi.

Ads

Setidaknya, kata dia hal itu bisa dimulai pada tahun 2020 mendatang. Apalagi, posisi strategis KIA Ladong diyakini sangat menguntungkan investor.

“Tentu banyak keuntungan yang didapat perusahaan. Ada harga yang terpangkas, jarak dan waktu yang terpangkas. Yang pasti semua keuntungan adalah untuk rakyat.” Kata Nova

Hal tersebut didasari letak KIA Ladong yang hanya beberapa kilometer saja dari Pelabuhan Internasional Malahayati, pelabuhan yang dikelola PT. Pelindo 1. Di sisi KIA Ladong juga terdapat PLTMG berkapasitas 50 Mw miliknya PLN Jawa-Bali yang bakal segera beroperasi.

Pemerintah juga bakal membangun infrastruktur pendukung, sehingga pengusaha terbantukan ketika hendak berinvestasi di KIA Ladong. Mereka yang punya komitmen menjadi pelopor pembangunan industri juga akan diberikan berbagai kemudahan, mulai dari perizinan hingga intensif sewa.

“Lokasi ini akan jadi kota satelit kota Banda Aceh. Gairah ekonomi masyarakat bisa berkembang dam obsesi kita menurunkan angka kemiskinan bisa dimulai dari sini,” kata Nova.

Pihaknya mengatakan, dengan adanya gudang berikat di KIA Ladong, akan membuka dan mempermudah jalur perdagangan baik dari dalam maupun ke luar negeri. Apalagi lokasi KIA Ladong sangat mendukung dikarenakan tol laut juga sudah dikoneksi oleh PT. Pelni.

“Insya Allah beberapa industri besar lainnya akan segera masuk. Sebagai pionir, saya akan berusaha maksimal,” kata Ismail Rasyid. [Randi]