Akmal Minta Dinas Pertanian Abdya Update Soal Bibit Unggul

(Kanal Aceh/Jimi Pratama)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan rapat koordinasi dewan ketahanan pangan di aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) bertempat Desa Alue Manggota, Rabu (2/10).

Dalam sambutannya, Bupati Abdya Akmal menjelaskan rakor penting untuk ketahanan pangan yang nyata.

Ia mengatakan capaian petani sekecil apapun, kata dia akan berdampak kepada rakyat, jika ada bibit baru saja langsung berpengaruh. Menurutnya, prestasi petani Abdya sudah bagus.

Ads

Baca: Akmal Ibrahim Tanam Perdana Uji Multilokasi Varietas Lokal Sigupai

“Saya menawarkan petani smart famili, artinya kita harus menjadi petani yang cerdas dan pemerintah sudah mulainya sekarang,” katanya.

Untuk produksi petani Abdya sudah cukup dan itu harus di barengi oleh sarana produksi.

” Tapi insya Allah sudah ada solusi dan saya berharap mesin pemotong padi yang sedang di kerjakan di Tangan- Tangan bisa menjawab ini semua, dan jangan ada lagi mesin dari luar daerah masuk ke Abdya,” sebutnya

Tak hanya itu Akmal juga menyebutkan semua mesin traktor Abdya sudah di lengkapi GPS. Ini bertujuan untuk menghindari kenakalan para pembajak, kadang nanti membajak satu hektar di lapor setengah hektar. Ini supaya harus jujur dalam bertani.

Ia juga meminta kepada dinas Pertanian juga harus update tentang bibit unggul nasional, karna padi banyak jenis yang terbaru.

“Ini tujuannya jangan tanam padi itu – itu saja. Harus di coba mana yang terbaik untuk di berikan kepada petani,” kata dia.

Sementara itu kepala dinas Pertanian dan Pangan Abdya, Nasruddin dalam laporannya mengatakan, rakor Abdya tahun 2019 ini bertujuan untuk upaya meningkatkan komitmen dan kerja sama membangun ketahanan pangan secara konperenshif. [Jimi Pratama]