Pemko Banda Aceh Akan Tempatkan WH di Hotel Berbintang

Aminullah Usman. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman akan menempatkan petugas Wilayatul Hisbah di setiap hotel berbintang yang ada di wilayah Banda Aceh.

Hal itu dilakukan agar bisa mendeteksi setiap pengunjung hotel yang hendak melakukan pelanggar syariat dan pesta narkoba, seperti yang terjadi beberapa hari lalu di Hotel Hermes.

Aminullah mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Forkopimda untuk menempatkan WH di hotel berbintang sebanyak tiga orang.

Ads

Baca: Terkait Dugaan Pesta Sabu, Aminullah Panggil Manajemen Hotel Hermes

“Kita sedang berkoordinir dengan forkopimda setiap hotel yang seperti itu kita ingin menempatkan WH kita di situ. Nanti kita tempatkan WH, terutama hotel berbintang. Dua atau tiga orang ada selalu di situ, untuk mengawasi,” kata Aminullah kepada wartawan, Selasa (8/10).

Baca: Aminullah Harus Tegas Tindak Hotel yang Melanggar Syariat 

Penempatan petugas WH itu, kata dia akan segera dilakuan dalam waktu dekat. Ia juga meminta agar organisasi lain yang ada di Banda Aceh ikut mengawal dalam penegakan syariat islam.

Sebelumnya, Aminullah memanggil manajemen hotel Hermes untuk dimintai keterangannya dalam kasus ditemukannya dugaan pesta narkoba yang melibatkan empat oknum TNI dan enam warga sipil.

Hasil pertemuan itu, pihaknya belum menemukan ada tidaknya pelanggar syariat di dalam hotel. Hanya saja, pidana narkoba yang baru terungkap.

“Kita sudah panggil kemarin, kita meminta korscek dengan yang menangkap mereka. Apakah ada ditemukan pelanggaran syariat atau tidak. Karena sampai saat ini yang ditemukan adalah pidana narkoba, itu penegak hukum, kita tidak bisa mencampuri,” sebutnya. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Oknum TNI yang diduga menggelar pesta sabu di Hermes Hotel Banda Aceh, bakal dilakukan pemecatan, jika terbukti menggunakan narkoba. – Dimana sebelumnya, aparat gabungan menggerebek empat oknum anggota TNI dengan enam orang warga sipil, pada Rabu kemarin. – Oknum anggota TNI yang diamankan yaitu satu berpangkat Perwira Menengah (Pamen), satu Bintara dandua orang berpangkat Tamtama. Sementara, dari kalangan sipil tiga orang mahasiswa dan lainnya berprofesi sebagai wiraswasta. – Komandan Polisi Militer Kodam Iskandar Muda Kolonel Cpm Zulkarnain mengatakan, akan terus mengawal para oknum TNI yang diduga terlibat narkoba tersebut hingga proses pengadilan. – Untuk itu, pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap empat oknum TNI yang terlibat tersebut. Meskipun hasil tes urine menunjukkan dua dari empat oknum TNI tersebut positif menggunakan sabu. – “Kita masih melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam dengan mengambil spesimen darah khususnya untuk anggota TNI, kemudian kita kirim ke Labfor Polri di Sumut untuk memastikan mereka pengguna narkoba atau tidak,” kata Zulkarnain saat jumpa pers terkait penangkapan oknum TNI, di Markas POM Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Jumat (4/10). – Jika terbukti menggunakan narkoba, kata dia, akan diproses melalui pengadilan militer dan penjara hingga hukuman tambahan, yaitu dilakukan pemecatan. – “Pasti (pemecatan) jika terbukti. Kita proses sampai proses pengadilan militer sampai ada kepastian hukum. kalau terbukti,hukumannya dari hukuman penjara sampai pemecatan,” ucapnya. – -#Selengkapnya baca di www.kanalaceh.com atau klik link di story- – – #aceh #bandaaceh #bireuen #pidie #pidiejaya #acehbesar #lhokseumawe #acehutara #acehtimur #langsa #acehtamiang #acehtenggara #gayolues #acehtengah #benermeriah #abdya #naganraya #acehbarat #naganraya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #simeulue #sabang #acehjaya #tni #narkoba

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on