ASN yang Menyukai Postingan Radikal Bakal Diperiksa

Ilustrasi.
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak sembarangan membagikan postingan di media sosial yang berbau radikal. Bahkan, jika kedapatan hanya menyukai postingan tersebut akan dipanggil.

Menurut Fachrul, di era revolusi industry 4.0 seharusnya ASN menjadi garda terdepan dalam kedisiplinan bangsa dan mengambil langkah-langkah deradikalisasi.

Jika ada yang mengotak-atik Pancasila dan membagikannya ke media sosial, kemudian disukai oleh ASN, menurutnya ASN tersebut patut dicurigai.

Ads

Baca: Menag Ingatkan Para DAI Agar Tak Ikut Memprovokasi Umat

“Kalau ada orang mengotak-atik Pancasila dan ada ASN yang kasih kode setuju itu saja, kita harus panggil dan kita tanya, kenapa anda setuju dengan itu,” kata Fachrul usai silaturahmi dengan ASN Kantor Kementrian Agama Aceh, di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Minggu (17/11).

Kebijakan itu, kata dia, juga sudah disetujui oleh 11 Kementerian, termasuk di dalamnya Badan Intelijen Negara dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, untuk memantau aktivitas ASN di media sosial.

“Uda disosialisakain oleh 11 Kementrian, kepala-kepala bidang yang berkaitan, termasuk BIN dan badan terorisme, dan ada juga yang memonitor tentang itu, satgasnya sudah dibentuk,” ujarnya.

Fachrul meminta kepada semua pihak yang terkait dengan pengembangan ASN, khususnya di Kementrian Agama agar mempertimbangkan untuk mengarahkan  dalam menghadapi perubahan besar. Termasuk di dalamnya adalah mengembangkan layanan publik berbasis visi masa depan, dengan memaksimalkan peran teknologi informasi.

“Jangan pernah berpikir bahwa perubahan akan terjadi pada orang lain, tetapi berpikirlah bahwa perubahan itu telah menimpa kita, dengan jelas dan pasti. Era perubahan radikal tidak ada yang bisa menghentikan, sehingga harus dipersiapkan dengan baik,” ucapnya. [Randi]