22.763 Pelamar Perebutkan 237 Formasi CPNS di Kemenag Aceh

Begini alur seleksi CPNS 2018
Seorang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berdoa sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. (Tempo)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Jumlah pelamar CPNS di Kanwil Kemenag Aceh mencapai 22.763 orang. Jumlah itu akan memperebutkan 237 formasi.

“Sudah 22.763 yang telah submit atau mendaftar,” ujar Kabag TU Kantor Wilayah Kementrian Agama Aceh, Saifuddin, Sabtu (30/11).

Ia mengatakan, para peserta bersaing memperebutkan sebanyak 237 formasi dari berbagai jabatan di jajaran wilayah kerja Kemenag Aceh.

Ads

Sehingga jika dibandingkan, maka satu orang pelamar harus mengalahkan lebih 80 pelamar lainnya.

ia mengingatkan agar pelamar yang belum menyelesaikan pendaftran supaya benar-benar teliti saat mengupload berkas.

“Tolong benar-benar dilihat kembali saat mengupload berkas. Misalnya tanggal surat lamaran harus sesuai dengan tanggal submit atau pendaftaran. Bukan tanggal pembuatan akun,” jelasnya.

Dia menambahkan, akreditasi Perguruan Tinggi (PT) atau prodi harus sesuai dengan tahun lulus yang dibuktikan dengan tahun ijazah.

Seluruh rincian formasi dan mekanisme pendaftaran dapat dilihat melalui website Kemenag Aceh(aceh.kemenag.go.id) atau melalui medsos Kanwil Kemenag Aceh.

Jadwal semula, pendaftaran dilakukan secara online mulai tanggal 15 s.d. 29 November 2019, namun ada penambahan waktu sampai 30 November 2019. Seluruh berkas administrasi sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan dapat diunggah di https://sscasn.bkn.go.id.

Ia menambahkan penerimaan CPNS Kementerian Agama Provinsi Aceh tahun 2019, pelamar tak perlu lagi mengirim berkas adminitrasi dalam bentuk hard copy.

‘’Panitia akan memverifikasi berkas secara online. Peserta diharapkan teliti dalam melaksanakan proses pendaftaran, dan mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada dalam pengumuman,’’ ungkap Saifuddin.

Jadi, menurutnya pelamar cukup mengupload berkas melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Kabag TU juga menyatakan selama proses pendaftaran yaitu mulai dari tahapan pendaftaran hingga pengumuman kelulusan tidak dipungut biaya apapun, dan kalau ada oknum yang meminta uang mengatasnamakan pejabat Kementerian Agama, Saifuddin meminta agar dapat dilaporkan ke Kanwil Kemenag Aceh.

“Jadi dalam penerimaan CPNS tidak dipungut biaya apapun, jangan percaya kalau ada pihak-pihak yang meminta uang untuk urusan jadi CPNS, apalagi ada yang mengatasnamakan pejabat kementerian agama, tolong dilaporkan kepada kami,” pungkas Saifuddin.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang ia terima  dari BKN bahwa hal terbaru yang ada pada penerimaan CPNS tahun 2019, adalah adanya masa sanggah, atau waktu yang diberikan kepada pelamar untuk melakukan sanggahan terhadap pengumuman hasil seleksi administrasi.

Dijelaskan, pelamar yang tidak lulus seleksi administrasi dan merasa bahwa yang bersangkutan telah mengupload berkas sesuai ketentuan, diberi waktu 3 hari untuk melakukan sanggahan melalui sistem SSCN yang akan ditanggapi oleh instansi dalam waktu 7 hari. [Randi/rel]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Ombudsman RI Perwakilan Aceh melakukan pengawasan khusus, terhadap pelayanan proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sedang berlangsung. Kepala Ombudsman Aceh Taqwaddin Husin mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mengawasi pelayanan administrasi untuk masyarakat, yang sedang mengurus berbagai keperluan, guna mengikuti tes CPNS. “Kita membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan terhadap proses pelayanan administrasi untuk masyarakat yang mengurus berbagai persyaratan guna mengikuti ujian seleksi CPNS, karena ada beberapa persyaratan administrasi seperti SKCK, KTP, surat kesehatan yang harus dipenuhi oleh peserta,” kata Taqwaddin, Jumat (15/11). Ads Ombudsman juga membuka posko pengaduan khusus, yang nantinya langsung berada di lokasi pelayanan, seperti di Kepolisian, Disdukcapil, maupun Rumah Sakit Jiwa. Menurutnya tempat pelayanan ini merupakan tujuan utama para peserta yang akan mengikuti tes CPNS. Saat dilakukan sidak di Polresta Banda Aceh, antrian dilokasi sangat tertib dan tidak ada petugas yang melakukan pengutan liar. Sebab, sudah terpampang dengan jelas dasar hukum dan jumlah tarif yang harus dibayarkan. “Berdasarkan amatan dilokasi dan wawancara kita kepada peserta, saat ini tidak ada petugas dari Kepolisian yang meminta tarif di atas ketentuan dan tidak ada calo yang bermain,” kata dia. Ia berharap, petugas pemberi layanan dapat melayani para peserta test CPNS dengan baik, tanpa permintaan uang imbalan diluar ketentuan dan tidak diskriminasi, yaitu sesuai dengan antrian yang telah diberlakukan. “Kami mengingatkan kepada petugas yang memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang mengurus berbagai persyaratan administrasi untuk CPNS, agar memberikan pelayanan yang baik sesuai aturan yang berlaku,” katanya. Selengkapnya klik link di www.kanalaceh.com atau swipe story’ #aceh#acehbarat #acehtimur #acehtengah #acehbesar #acehsingkil #acehselatan #acehtamiang #acehtenggara #abdya #tes #cpns #pengawasan #khusus #pegawai #pelayananterbaik #antrian #tertib #petugas #pungutanliar #calo #aturan#disdukcapil

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on