Dua Anggota TNI Jadi Korban Ledakan di Monas

(CNN)
--Ads--
loading...

Jakarta (KANALACEH.COM) – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono memastikan jika dua anggota TNI menjadi korban akibat ledakan di Monas yang terjadi Selasa (3/12). Kedua korban kini masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

“Hasil sementara dari temuan kita ada dua anggota TNI. Ada yang mengalami luka di bagian tangan dan satu lagi di bagian paha,” ujar Gatot saat konpers di Monas.

Gatot menjelaskan, selain ada korban, tim juga menemukan jika ledakan tersebut bersumber dari granat asap. Polisi masih menyelidiki darimana asal granat tersebut.

Ads

“Nanti jika korban sudah pulih akan kita minta keterangan bersama POM TNI,” ucap Garot seperti dilansir laman VIVAnews.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono menambahkan, dua anggota TNI tersebut atas nama Serka Fajar yang mengalami luka di bagian tangan kiri dan Praka Gunawan.

“Kedua korban masih dirawat dan proses penyembuhan. Keduanya masih dalam kondisi sadar. Dari video yang viral kan terlihat jika Sserka Fajar yang terluka masih bisa duduk, dan Praka Gunawan yang memberitahu teman-temannya. Artinya memang masih sadar,” ucap Eko di lokasi yang sama. []

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Berdasar data BPS 2019, angka kemiskinan Aceh berada pada urutan ke-6 secara nasional, yaitu 15,32% penduduk Aceh berada dalam kondisi miskin. Menurut Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin, angka tersebut sangat memprihatinkan. Kata dia, hal itu harus segera ditangani secara serius oleh Pemerintah Aceh. Dalam diskusi bersama ICMI Aceh, Minggu (1/12) di Baperis Banda Aceh, Taqwaddin juga memaparkan solusi untuk mengentaskan kemiskinan dalam perspektif pelayanan publik. Kata dia, pemenuhan kebutuhan dasar adalah indikator yang digunakan BPS Aceh dalam metodologi pengukuran kemiskinan. Mengacu pada metodologi tersebut, lanjut dia hasilnya, ternyata ada dua sebab utama mengapa Aceh Termiskin di Sumatera, yaitu masalah pangan (komoditi makanan) dan perumahan (komoditi bukan makanan). Ia berpendapat, jika sudah diketahui ada dua sebab Aceh termiskin, maka seharusnya akan mudah diberikan terapi untuk pengentasannya oleh Pemerintah Aceh, baik yang bersifat jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Terkait fakta dan data kemiskinan tersebut, Kepala Ombudsman RI Aceh, menyampaikan beberapa alternatif solusinya, yaitu untuk jangka pendek dan mendesak. Pertama, penuhi kebutuhan dasar pangan dan rumah bagi warga masyarakat miskin. Selengkapnya di www.kanalaceh.com #acehbarat #acehtimur #aceh #acehbesar #acehsingkil #acehgayo #acehtenggara #acehtamiang #rumah #miskin #fakirmiskin #bnatuan #dana #memprihatinkan

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on