Polres Aceh Tenggara Buru Pengedar Narkoba

Pemusnahan barang bukti narkoba. (Kanal Aceh/Seh Amin)
--Ads--
loading...

Kutacane (KANALACEH.COM) – Mapolres Aceh Tenggara memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 87,48 Gram dan ganja seberat 155,6 kilogram.

Kapolres Agara, AKBP Wanito  Eko Sulistiyo  dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa bagi bandar narkoba yang sekarang masih menggeluti kegiatan haram yang melanggar hukum tersebut, pihaknya akan tetap memburu dan menangkap serta menindak tegas siapa pun pelakunya.

“Bagi pelanggar hukum kami akan tindak tegas, tak terkecuali bagi anggota yang terlibat akan di tindak tegas,” ujar kapolres, Selasa (10/12).

Ads

Sementara itu, Anggota DPR RI HM Salim Fakhri mengapresiasi kinerja dari Kapolres Agara dan jajarannya yang serius dalam memerangi peredaran narkoba di Bumi Sepakat Segenep ini.

Sebab, mengingat narkoba sekarang ini adalah salah satu musuh terbesar yang harus di basmi.

Sebelumnya, Kanit Idik II Satres Narkoba Agara Jhon Karnedi Desky, menyebutkan, aadapun barang bukti narkotika yang dimusnahkan adalah berupa Sabu dengan berat 87,48 gram,  narkotika jenis ganja dengan berat 155,6 Kilogram.

Barang haram itu disita dari tersangka berinisial HSP, AM dan HBS. Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja ini juga turut dihadiri Wakil Bupati Agara Bukhari Buspa, Kadis Kesehatan, Jainudin, Ketua BNK, Muhammad Ridwan,Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara mewakili, Tokoh masyarakat. [Seh Amin]

 

View this post on Instagram

 

Jakarta (KANALACEH.COM) – Menteri Agama, Fachrul Razi, mengklaim indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Indonesia sangat tinggi. Yakni dengan skor mencapai 73,83, meningkat dibanding tahun lalu. “Maka angka ini menunjukkan kondisi kerukunan umat beragama kita berada pada kategori tinggi,” kata Menteri Agama Fachrul Razi, dalam peluncuran Indeks Kerukunan Umat Beragama 2019, di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu 11 Desember 2019. Meski begitu, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa angka 73,83 ini masih rendah dibandingkan dengan tahun 2015 yang mencapai indeks 75,6. Provinsi, yang memiliki nilai KUB tertinggi adalah Papua Barat. Dalam daftar indeks KUB yang dirilis Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Papua Barat mendapat nilai KUB 82,1 tertinggi dibanding provinsi lain. NTT berada di urutan kedua dengan nilai 81,1. Sementara Bali, di nomor ketiga KUB dengan nilai 80,1. Ada 36 peneliti yang diterjunkan. Dengan 1.360 enumerator dan 13.600 responden, yang dilakukan di 136 kabupaten dan kota, serta 34 provinsi. Selengkapnya di www.kanalaceh.com #acehbarat #aceh #acehgayo #acehtenggara #acehtimur #acehbesar #acehsingkil #acehselatan #acehtamiang #kerukunan #antarumat #beragama

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads