Imbau Tak Rayakan Tahun Baru, Muslizar: Lebih Baik Kita Zikir

Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Muslizar, MT. (net)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslizar MT, mengimbau kepada seluruh masyarakat Abdya agar tidak merayakan malam pergantian tahun baru.

Muslizar juga mengajak seluruh masyarakat agar untuk makukan hal yang lebih bermanfaat.

“Ayo jangan merayakan hal yang tidak berfaedah, lebih baik kita berzikir  meminta keberkatan kepada Allah,” katanya, Sabtu (21/12).

Ads

Hal senada juga di sampaikan oleh Kapolres Abdya AKBP Moh Basori, dirinya mengajak seluruh warga dalam kabupaten setempat untuk menyambut pergantian tahun dengan mengdakan zikir dan pengajian bersama.

Tindakan bermanfaat lainnya yakni berkumpul bersama keluarga ditambah lagi dengan kegiatan memakmurkan rumah ibadah.

“Hal tersebut jauh lebih baik dilakukan dari pada harus merayakan tahun baru dengan konvoi dan arak-arakan, bakar petasan, meminum minuman keras, narkoba, balap liar termasuk tindakan yang melanggar aturan,” sebutnya.

Dia meminta warga mengisi malam tersebut dengan kegiatan positif lantaran semua jenis kegiatannya tentu akan berdampak baik terhadap mereka secara pribadi serta lingkungan. [Jimi Pratama]

 

View this post on Instagram

 

Aceh Besar (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengeluarkan seruan bersama yang berisi larangan perayan tahun baru. Ada Tiga poin didapatkan dalam seruan yang ditanda tangani oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Seruan bersama ini keluarkan agar masyarakat tidak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang melanggar syariat Islam di wilayah Aceh Besar. “Ini merupakan salah satu keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menjalankan syariat islam,” kata Kadis Syariat Islam Aceh Besar, Carbaini seperti dilansir laman Website resmi Pemkab Aceh Besar, Jumat (20/12). Selain itu, ia mengatakan, seruan seperti ini, bukan hanya momentum tahun baru saja. Dan akan terus dilakukan seperti mengadakan program gampong bersyariat islam. “Tapi, program ini terus kita lakukan seperti, program penguatan aqidah dan program Gampong bersyariat islam,” ujarnya. Pihaknya juga meminta masyarakat Aceh Besar untuk tidak mengadakan kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam, adat istiadat dan etika masyarakat, seperti kembang api, pesta miras, pesta narkotika, membakar mercon/petasan, meniup terompet, balapan liar, konvoi kendaraan dan permainan-permainan yang tidak bermanfaat. Selengkapnya di www.kanalaceh.com #acehbarat #aceh #acehgayo #acehtenggara #acehtimur #acehbesar #acehsingkil #acehselatan #acehtamiang #bupati #larangan #malamtahunbaru #tahunbaru #kembangapi #mercon #petasan #terompet #syariat #islam #etika

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads