Sempat Hilang, Kakek Asal Teluk Nibung Akhirnya Ditemukan

  • Whatsapp
Kakek yang sempat hilang di Teluk Nibung, akhirnya ditemukan. (ist)

Aceh Singkil (KANALACEH.COM) – Makruf (74), kakek asal Teluk Nibung, Pulo Banyak, Aceh Singkil, yang sempat dikabarkan hilang, sudah pulang kerumah.

Makruf dikabarkan tidak berada di rumah sejak Senin (10/2/) sore sekitar pukul 16.30 Wib, istri korban mengira suaminya pergi ke kebun untuk memancing di paret kebun atau mengambil pinang.

Setelah ditunggu hingga malam, korban tidak kunjung kembali, hingga sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya.

Baca: Seorang Kakek di Teluk Nibung Diduga Hilang Saat Mancing di Paret Kebun

Menurut Miswadi Kepala Desa Teluk Nibung, warganya tersebut kembali pada Selasa (11/2) petang sekitar pukul 18.30 Wib, pulang sendiri dalam keadaan selamat.

“Benar sudah pulang sendiri tadi sekitar pukul 18.30 Wib,” kata Miswadi. Kata dia, terdapat sedikit memar ditangan, kemungkinan korban terjatuh.

Istrinya mengabarkan suaminya tidak berada dirumah sejak Senin sore. Tak kunjung pulang, pada malam harinya pihak keluarga melaporkan ke kepala dusun.

Warga bersama Tim SAR beserta aparat Kepolisian dan TNI berusaha mencarinya hingga keesokan harinya sebelum Makruf akhirnya pulang sendiri pada Selasa petang.

Kata Miswadi, korban sebelumnya sudah dua kali mengalami kejadian serupa, hilang hingga akhirnya ditemukan. [Khadafi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Personel Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, akan patroli untuk mengawasi adanya warga yang merayakan hari valentine di Banda Aceh. Patroli itu untuk meredam aksi warga yang berpotensi melanggar syariat islam. Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Hidayat mengatakan, pihaknya sudah menyebarkan seruan larangan merayakan valentine day itu ke hotel, kafe dan lokasi wisata. Seruan larangan perayaan valentine itu sama bentuknya dengan larangan perayaan tahun baru. Dan sudah digelar sejak awal Februari dan sudah ditindaklanjuti oleh pihak hotel dan pemilik cafe di Banda Aceh. “Pasti akan kita awasi. Kita tetap rutin, kita akan patroli terutama tempat-tempat keramaian juga lokasi wisata,” kata Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh, Hidayat saat dikonfirmasi, Selasa (11/2). Sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, melarang warganya untuk tidak merayakan hari Valentine, pada tanggal 14 Februari mendatang. Ia juga menginstruksikan agar Polisi Syariat mengawasi cafe-cafe hingga hotel. Hal itu dilakukan guna memastikan warga tidak merayakan hari valentine di Banda Aceh. Larangan ini dituangkan dalam surat resmi yang ditandatanganinya pada 10 Februari 2020. “Kita minta kalangan generasi muda dan masyarakat Banda Aceh tidak merayakan valentine day dalam bentuk apapun. Karena bertentangan dengan syariat Islam,” kata Aminullah. [Randi] #acehbarat #acehtenggara #acehutara_lhokseumawe #acehsingkil #acehtamiang #acehgayo #acehtimur #acehbesar #acehselatan #bandaaceh #valentines #14februari #polisi #satpolpp #razia #cafe

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Related posts