Bantah Ada Pungli di Tes Guru Kontrak, Kadispenbud Agara: Adik Saya Saja Tidak Lulus

(ist)
--Ads--
loading...

Kutacane (KANALACEH.COM) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Bakri Saputra menegaskan bahwa tidak ada pungli dalam pengrekrutan guru kontrak berbasis komputer yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Hal itu, disampaikannya saat mengumumkan hasil ujian guru kontrak berbasis komputer, berdasarkan hasil sidang kelulusan guru kontrak.

Dijelaskannya, hasil ujian guru kontrak yang lulus murni dan memenuhi passing grade sebanyak 115 orang terdiri dari guru kontrak PAUD/TK 16 orang, SD 45 orang dan SMP 54 orang.

Ads

Baca: Kekurangan Guru, Pemkab Agara Seleksi 710 Calon Guru Kontrak

Kemudian, bagi guru kontrak yang diwawancara yang tidak memenuhi ambang batas sebanyak 117 orang, terdiri dari PAUD/TK 24 orang dari 12 formasi, SD 94 orang 57 formasi dan SMP 125 orang.

“Perekrutan guru kontrak kali ini betul-betul murni bedasarkan nilai ,dan tidak ada namanya jatah kepala dinas, sedangkan adik kandung saya sendiri tidak lulus karna nilainya tidak mencukupi,” kata dia.

Namun, kata dia, banyak orang mengira perekrutan guru yang digelar di Aceh Tenggara adanya isu pungli.

“Saya tegaskan lagi, itu tidak benar,siapapun nantinya yang terbukti ada pungutan yang dilakukan oleh oknum-oknum di dinas ini, saya akan tindak tegas, bila perlu saya rekomendasikan untuk pindah dari dinas ini,” ujar Bakri. (Seh Amin)

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Untuk memperkuat upaya antisipatif penyebaran virus corona, angkutan umum di Banda Aceh, Bus Transkutaraja menyemprotkan cairan khusus di dalam bus, untuk memastikan aspek kebersihan dan sterilisasi terhadap kuman. Penyemprotan dilakukan khususnya pada armada yang baru tiba dari Bandara Sultan Iskandar Muda dan pelabuhan Penyebrangan Laut Ulee Lheue. Penyemprotan itu dilakukan di halte Transkutaraja yang berada di depan Masjid Raya Baiturrahman. Petugas, tampak menyemprot bangku duduk penumpang, handle dan sejumlah alat yang sering dipegang oleh penumpang. Baca: Cegah Corona, RSUZA Siapkan 7 Dokter Spesialis Paru Seorang Petugas dari Dinas Perhubungan Aceh, Hilman Abdillah, mengatakan pihaknya melakukan penyemprotan untuk mencegah adanya warga yang terjangkit virus corona dan menularkannya. Penyemprotan itu dilakukan dua kali dalam sehari. “Ini hari pertama kita lakukan. Sehari dua kali kita bersihkan dan menyomprot cairan khusus di dalam ruangan bus,” kata dia, Rabu (3/3). Bus Transkutardaja, kata dia, patut menjadi perhatian. Karena, banyak penumpang yang naik dari sejumlah pintu kedatangan seperti Bandara, terminal dan pelabuhan. Sehingga, pihaknya melakukan pencegahan penularan virus corona dari angkutan umum tersebut. “Kita antisipasi penularan corona dari sentuhan, dengan menyemprot tempat-tempat yang sering dipegang penumpang,” ujarnya. [Randi] #aceh #bandaaceh #acehbesar #pelabuhan #ulelheu ##bandarasim #pencengahan #virus #viruscorona #terminalbus #angkutanumum #bus #semprotan #cairankhusus #covid19 #viral #virusberbahaya #menular #perhatiankhusus

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada