Update Covid-19 di Aceh: ODP Bertambah 26 Kasus dan PDP 2 Kasus

ODP Bertambah 7 Kasus, Usai Pemantauan 1.537 Orang
Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani. (ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) — Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menyebutkan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Aceh terus bertambah.

Hingga Selasa (14/4), ODP di Aceh mencapai 1.411 orang.  Ada penambahan 26 kasus  dibandingkan dengan kemarin, 1.385  kasus.

“Dari 1.411 ODP tersebut, sebanyak 1.144 orang berstatus ODP telah selesai menjalani proses pemantauan, 267 masih dalam pemantauan petugas kesehatan.” Kata Saifullah.

AdsPHP Dev Cloud Hosting

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah sebanyak 2 orang, menjadi 58 orang. 4 orang di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan provinsi maupun RS rujukan di kabupaten/kota se Aceh, 53 orang telah dizinkan pulang, 1 meninggal dunia.

“Saat ini sudah tidak ada lagi pasien positif Covid-19 yang dirawat di Aceh. Sebelumnya sempat tercatat 5 orang, 4 telah sembuh, satu meninggal dunia,” katanya.

Meski tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Aceh, masyarakat dihimbau tidak menurunkan tingkat kewaspadaannya. Wabah virus corona belum selesai di Indonesia.

Bahkan Presiden RI Joko Widodo baru saja menetapkan Keputusan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional.

“Protokol Pencegahan Covid-19 di Aceh harus tetap kita jalan dengan ketat. Semoga Allah melindungi seluruh masyarakat Aceh dari penyakit sangat menular ini,” ucapnya. [Randi/rel]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Polda Aceh kembali memperketat pengawasan di perbatasan Aceh, untuk menghindari adanya lonjakan warga yang baru pulang dari Sumatera Utara (Sumut). Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya warga yang terpapar virus corona yang masuk ke Aceh. Pengawasan itu diperketat lantaran jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Sumut terus melonjak. Hingga Senin (13/4), kasus positif corona di Sumut mencapai 96. Sebagai daerah tetangga, pihak Polda Aceh menambah pasukan yang terdiri dari tenaga medis, Satpol PP, Polri dan TNI di perbatasan Aceh-Sumut. Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan penjagaan di perbatasan itu sudah dilaksanakan di pos penjagaan di daerah Aceh Tamiang, Subulussalam dan Aceh Tenggara. Sebab, daerah tersebut berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. “Tentu kita perketat lagi di perbatasam, dan jalur darat lainnya yang masuk ke Aceh,” kata Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (14/4). Pihaknya juga melengkapi setiap pos dengan alat pengukur suhu tubuh, jika melewati batas normal, warga yang melintas akan diperiksa dan ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP). selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #sumut #perketat #perbatasan #cegahcorona #covid19 #pencegahan #lawancovid19 #pemantauan #masyarakat

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads
Artikel SebelumnyaAceh Perketat Perbatasan Karena Kasus Corona di Sumut Meningkat
Artikel SelanjutnyaTerindikasi Positif Lewat Rapid Test, Ternyata Hasil Swab Dokter di Aceh Utara Negatif Corona