Warga Tak Patuh Imbauan Corona, Simeulue Terapkan Kembali Jam Malam

Ilustrasi, Penjagaan jam malam. (Kanal Aceh/Rino)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kabupaten Simeulue kembali menerapkan jam malam untuk mencegah kerumunan warga di malam hari. Kebijakan itu, untuk memutus rantai penyebaran virus corona di daerah Kepulauan tersebut.

Juru Bicara Covid-19 Simeulue, Ali Muhayatsyah mengatakan, kebijakan itu diambil lantaran masih banyaknya warga yang abai terkait protokol kesehatan. Seperti, berkerumunan di warung kopi, restoran hingga ke tempat-tempat wisata.

Aturan jam malam itu mulai diterapkan pada Rabu (29/4) kemarin. Dan pemberlakuannya dari Pukul 23:00 WIB hingga Pukul 04:00 WIB. Pihaknya menilai, pada waktu tersebut, banyak warga yang berkerumunan setelah ibadah salat tarawih.

Ads

“Imbauan sudah kita lakukan, tapi warga tetap tidak menerapkan protokol kesehatan, sehingga kebijakan jam malam kita terapkan kembali,” ujar Ali saat dikonfirmasi, Kamis (30/4).

Ali mengatakan, aktivitas sosial masyarakat pada waktu tersebut wajib dihentikan. Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan pihak keamanan untuk melakukan patroli pada waktu jam malam. Jika ada yang ketahuan bakal di sanksi.

Dalam kebijakan itu semua warung kopi, restoran dan tempat-tempat lainnya juga ditutup. Jika ketahuan buka, akan dicabut izinnya. Begitupun dengan warga yang keluar malam, bakal ditindak oleh aparat keamanan yang patroli.

“Jika ada yang melanggar, ada tindakan langsung. Kalau tempat usaha akan kita sanksi hingga cabut izin usahanya,” katanya. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) —Pemerintah Aceh persiapkan 10 ribu paket Sembako untuk membantu meringankan beban masyarakat Aceh di Malaysia, yang terputus mata pencahariannya akibat wabah virus corona, penyebab Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang melanda negeri jiran tersebut. Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Rabu ( 29-04-2020). Bantuan Sembako senilai RM 50 per paket itu juga menyahuti seruan bersama masyarakat Aceh di Malaysia. “Seruan tersebut antara lain meminta Pemerintah Aceh mengambil langkah tertentu agar kebutuhan darurat warga Aceh di Malaysia terpenuhi,” katanya, Rabu (29/4). Menurut SAG, penyaluran bantuan tersebut kepada masyarakat Aceh di Malaysia melalui Kedutaan Basar Indonesia di Malaysia. Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Ir.Nova Iriansyah, telah bersurat kepada Kepala BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Menteri Luar Negeri RI. selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #bantuan #luarnegeri #gugustugascovid19 #relawan #warga #malaysia #paketsembakomurah #pemkoaceh #wabahcorona

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads