Pengikut Thariqat Syattariah Nagan Raya Lebaran Hari Ini

Di Nagan Raya, ribuan masyarakat shalat Idul Fitri hari ini
Ilustrasi, Ribuan masyarakat Nagan Raya pengikut Thariqat Syattariyah atau pengikut Habib Muda Seunagan melaksanakan shalat Idul Fitri 1438 H, Sabtu (24/6). (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pengikut Thariqat Syattariah Habib Muda Seunagan di Kabupaten Nagan Raya, hari ini, Sabtu (23/5) merayakan lebaran dan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah.

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini dilakukan berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh sejumlah pengikut Habib Muda Seunagan.

Cucu Habib Muda Seunagan, Said Kamaruddin mengatakan, Shalat Idul Fitri akan dilakukan di berbagai masjid, yang merupakan pengikut Habib Muda Seunagan. Menurut Said, pengikut Habib Muda Seunagan berpuasa lebih awal, sehingga dari perhitungan mereka, Jumat (22/5) terakhir berpuasa.

Ads

Baca: Pengikut Habib Muda Seunagan Berpuasa Lebih Awal

“Pengikut Thariqat Syattariah Habib Muda Seunagan sudah takbiran, artinya hari ini (Sabtu, 23 Mei) pengikut akan lebaran,” ujar Said Kamaruddin saat dikonfirmasi, Sabtu dini hari, (23/5).

Pengikut Thariqat ini, kata dia bukan hanya ada di Kabupaten Nagan Raya saja. Namun, di sejumlah daerah seperti di Kabupaten Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Selatan dan Aceh Barat juga ada yang ikut merayakan lebaran hari ini.

“Hampir tersebar di seluruh Aceh Thariqat Syattariah. Mereka shalat Ied di daerah masing-masing,” katanya.

Ia meminta agar pengikut Habib Muda Seunagan untuk menghargai pengikut lainnya yang masih melaksanakan puasa.”Kita minta juga harus saling menghormati orang lain yang masih berpuasa dan tidak boleh makan merokok seenaknya di depan umum,” ujarnya.

Pengikut Habib Muda Seunagan ini juga jumlahnya semakin banyak. Kata Said, kini sudah tersebar di Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Barat dan Aceh Selatan. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Jakarta (KANALACEH.COM) – Hari RayaIdul fitri 1441 Hijriah ditetapkan jatuh pada hari Minggu, 24 Mei 2020. Penetapan ini dilakukan setelah Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat hari ini, Jumat (22/5). Hasil sidang isbat menyatakan bahwa hilal atau penentu datangnya bulan baru penanggalan hijriah belum tampak. Karena itu Ramadan digenapkan atau disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal). Dua cara adalah hisab dengan perhitungan dan rukyat atau melihat langsung hilal. Kedua metode itu dinilai saling melengkapi. “Ketinggian hilal di seluruh Indonesia di bawah ufuk,” kata Menteri Agama Fachrul Razi di Kementerian Agama di Jakarta usai memimpin sidang Isbat. “Dari 80 titik tidak melihat hilal.” Untuk memantau kedatangan bulan baru, Kemenag mengerahkan petugas yang telah diambil sumpahnya untuk memantau hilal. Tercatat ada 80 titik pengamatan hilal di 34 provinsi. Salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam besar di Indonesia, Muhammadiyah sudah memutuskan lebih dulu bahwa lebaran jatuh pada Minggu (24/5). Penetapan ini berdasarkan Ketetapan itu diambil berdasarkan hasil hilal hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #sidangisbat #lebaran #hariraya #idulfitri #hilal #ulama #ormas #hisabperhitungan #kemenag

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on