Karyawan di Swalayan Abdya di Rapid Test, Hasilnya Non Reaktif

(Kanal Aceh/Jimi Pratama)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Dinas Kesehatan Abdya melakukan rapit test kepada para pedagang yang bekerja di dua Swalayan di Kota Blangpidie, Kamis (11/6).

“Ada dua Swalayan yang kita rapit test. Selanjutnya akan menyusul ke swalayan-swalayan yang lain yang dianggap rawan,” ucap Kadis Kesehatan Abdya, Safliati.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi upaya dari pihak swalayan terkait uji rapid test di kalangan pedagang atau karyawan. Menurutnya langkah tersebut sangat tepat untuk menjamin kesehatan karyawan dari virus corona saat masing-masing mereka melakukan pekerjaan dan bersinggungan dengan masyarakat lain.

Ads

“Kami melakukan uji rapit test terhadap para pedagang atau karyawan swalayan karena disini selalu ramai. Orang entah dari mana masuk tanpa melakukan Protokol Kesehatan. Intinya, tempat mereka rawan sehingga harus dilakukan rapit test,”

“Kita tidak menginginkan hal buruk terjadi pada masyarakat termasuk mereka yang bekerja di swalayan. Kita harus sama-sama memutuskan penyebaran Virus Corona di Abdya,” sambungnya.

Dijelaskan, dari dua swalayan yang dilakukan rapit test dengan jumlah semua karyawan lebih kurang 20 orang, hasilnya dinyatakan negatif.

“Alhamdulilah itulah yang kami inginkan, kita berdoa supaya virus corona cepat hilang di wilayah kita,” ucapnya. [Jimi Pratama]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sejak diumumkannya pemberlakuan new normal dan gratis pemeriksaan Covid-19 di Aceh, jumlah pembuat surat keterangan bebas virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) meningkat drastis. Perharinya, ada sekitar 70 hingga 80 orang mengajukan permintaan surat bebas Covid-19 ke rumah sakit pelat merah tersebut. Umumnya, mereka ingin menggunakan surat itu untuk bisa naik pesawat ke luar daerah dengan berbagai kepentingan. Wakil Direktur Pelayanan RSUZA, Endang saat dikonfirmasi membenarkan adanya lonjakan permintaan surat bebas Covid-19. “Ya meningkat sehari ada 80 orang, umumnya mereka mau ke luar daerah, juga untuk bisa naik pesawat,” kata Endang, Rabu (10/6). Peningkatan itu sudah terlihat sejak Pemerintah Aceh mengumumkan penggratisan rapid test dan test swab di setiap rumah sakit daerah di Aceh. “Peningkatan itu sejak dinyatakan gratis oleh Pemerintah Aceh,” ujar Endang. Ia juga menyebutkan, permintaan surat itu juga terjadi di beberapa rumah sakit di kabupaten kota yang ada di Aceh. “Di rumah sakit rujukan juga meningkat,” ucapnya. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #rapidtest #swabtes #suratkesehatan #protokolkesehatan #psbb #cegahcorona #antisipasi

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads