25.9 C
Banda Aceh

Latih Tim Aceh, Fakhri Husaini Siapkan ‘Kejutan’ di PON Papua

Headline

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini telah menerima tawaran untuk melatih tim PON Aceh di PON (pekan olahraga nasional) Papua 2021. Ia menyatakan punya banyak waktu untuk mempersiapkan tim yang tangguh.

Sejatinya PON Papua harusnya berlangsung Oktober tahun ini, namun karena ada pandemi virus corona maka dijadwalkan ulang di tahun 2021. Hal itu dinilai mengutungkan bagi Fakhri Husaini, karena ia bisa mencari pemain sesuai kebutuhannya.

“Mundurnya pelaksanaan PON di Papua ke bulan Oktober 2021, tentu berdampak positif bagi persiapan Tim PON Aceh.  Kami jadi memiliki cukup banyak waktu untuk membangun dan mempersiapkan tim yang solid menuju Papua,” kata Fakhri dalam rilis ke awak media.

Fakhri menjelaskan, tertantang meracik tim PON Aceh setelah sekian lama vakum melatih. Apalagi, ini kesempatan baginya untuk mengabdi pada tanah kelahiran, setelah sekian lama berkarir di luar Aceh baik sebagai pemain hingga pelatih.

“Kini saatnya saya, jika Allah mengijinkan, mengabdi untuk Aceh tempat saya dilahirkan,” ujar Fakhri Husaini.

“Prinsipnya saya bersedia melatih tim PON Aceh, selain karena adanya kebanggaan juga ada tantangan disitu,” sambungnya.

Saat ini, Fakhri Husaini terlebih dahulu akan melanjutkan masa tugasnya sebagai pegawai di PT Pupuk Kaltim, sebab sudah masuk masa persiapan pensiun. Ia berjanji akan kembali dan menciptakan kejutan saat bersama tim PON Aceh. [Indosport]

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wali Kota Banda Aceh yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh, Aminullah Usman mengatakan di tengah pandemi Covid-19 warga harus waspada akan bahaya rentenir berkedok koperasi dan semacamnya. “Dalam situasi seperti ini adalah kesempatan masuk bagi rentenir. Dimana kita sedang terpuruk dan sedang kesusahan ekonomi, bagi mereka itu peluang menjerumuskan warga dalam kesesatan,” ujar Aminullah dalam keterangannya, Selasa, 23 Juni 2020. Sebagai organisasi yang bertugas mendorong berjalannya implementasi sistem ekonomi syariah, kata Aminullah, sudah sewajarnya MES punya andil dalam memutuskan mata rantai rentenir di Aceh. “Kita harus waspada, ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya. Aminullah pun meminta para pengurus untuk gencar menyosialisasikan bahaya rentenir kepada masyarakat di seluruh bumi Aceh, karena selain bertentangan dengan syariat Islam, mengandung riba dan juga membuat masyarakat terus melarat. “Kita minta masyarakat untuk melaporkan, jangan sampai ada pendangkalan akidah seperti yang sudah-sudah,” pintanya. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #rentenir #masyarakat #dangkal #pendangkalanaqidah #pandemiccorona #waspada #aminullah #walikota # ekonomi #kejahatan

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada

Berita Terkait

Trending

Satgas Covid Aceh Tak Paksa Warga Harus di Suntik Vaksin

Banda Aceh (KANALACEH.COM) - Tim Satgas Covid Aceh akan memulai vaksinasi pada Jumat, 15 Januari 2021.10 pejabat prioritas akan di suntik pertama lalu diikuti...

Polisi Sita Satwa Langka di Rumah Bandar Sabu 200 Kilo di Banda Aceh

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Personel Polresta Banda Aceh dan BKSDA Aceh menyita berbagai macam hewan langka dan dilindungi dari rumah seorang gembong narkoba yang...

Usai Teler Hisap Ganja, Polisi Tangkap Keuchik di Abdya

Blangpidie (KANALACEH.COM) - Polres Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil menangkap keuchik Gampong Tokoh 1 kecamatan Manggeng inisial MA. Dirinya ditangkap pihak kepolisian diduga terlibat penyalah...

Pabrik PKS Swasta Ie Mirah Abdya Akan Segera Beroprasi

Blangpidie (KANALACEH.COM) - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim sangat mengapresiasi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kecamatan Babahrot. Hal itu dikatakan saat...

Berita Terbaru