Bupati Aceh Besar Wajibkan ASN dan Tenaga Kontrak Punya Akun Instagram

Studi: Instagram pengaruhi milenial pilih destinasi liburan
ilustrasi.
--Ads--
loading...

Aceh Besar (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisikan poin tentang penyeberluasan informasi dari medis sosial. Salah satu poin dalam surat tersebut ialah ASN dan tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Aceh Besar wajib punya akun Instagram.

Kemudian diwajibkan untuk memfollow akun resmi pemerintah daerah. Surat yang bernomor 480/263/2020 yang ditandatangani Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali berisi tentang arahan untuk mengikuti Instagram Kehumasan Aceh Besar.

Kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Mawardi meminta agar mereka memerintahkan semua ASN dan tenaga kontak untuk membuat akun instagram dan mewajibkan mengikuti akun @humasacehbesar dan @mediacenter.acehbesar. Selain itu, para ASN juga diminta untuk mengajak keluarga dan kerabat mengikuti akun tersebut.

Ads

“Mewajibkan OPD untuk mengikuti / follow akun instagram @humasacehbesar dan @mediacenter.acehbesar serta mengunggah kembali atau repost konten berita dari akun tersebut, “kata dia dalam surat tersebut.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir, mengatakan tujuan dari surat edaran itu tidak terlepas agar seluruh ASN dan Tenaga Kontrak dapat meneruskan setiap informasi dan publikasi dari pemerintah daerah.

“Abdu negara punya kewajiban bersama untuk menyampaikan informasi ke masyarkat, bagaimana penanganan COVID-19 di Aceh Besar dan informasi pembangunan lainnya,” kata Muhajir dalam keterangannya, Rabu, 1 Juli 2020.

Menurutnya, dengan memanfaatkan media sosial dan akun resmi dari pemerintah daerah, maka informasi yang sampaikan lebih cepat dan masyarakat bisa berinteraksi. Mengingat, kasus wabah virus corona di Aceh mulai meningkat. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menyatakan ada kabar baru untuk sektor minyak dan gas, di mana Aceh bisa mendapat sumber baru dari blok Singkil dan Blok Meulaboh. “Berdasarkan hasil dari Joint Study Assesstment (JSA) yang dilakukan Perusahaan migas asal Singapura, Conrad Petroleum dengan menggandeng Universitas Pembangunan Nasional Veteran dan Frontier Point Ltd serta Universitas Trisakti bahwa Provinsi Aceh berpeluang mendapat sumber baru migas dari Blok Singkil dan Blok Meulaboh di perairan pantai barat-selatan Aceh,” kata Kepala Divisi Eksplorasi dan Eksploitasi, Ibnu Hafizh seperti dilansir laman Antara, Rabu (1/7) Ia menjelaskan dengan adanya sumber baru tersebut menjadi bukti bahwa industri hulu migas di Aceh menunjukkan tren positif, dimana minat dari perusahaan-perusahaan migas baik dari dalam maupun luar negeri cukup tinggi untuk berinvestasi di provinsi ujuang barat Indonesia itu. “Informasi ini dipaparkan dalam presentasi akhir studi bersama di Wilayah Kewenangan Aceh untuk Offshore South West Aceh (OSWA) Blok Singkil oleh Conrad Petroleum dan North West Aceh (ONWA) Blok Meulaboh oleh Frointier Point Ltd melalui video conference pada minggu lalu di hadapan Tim Penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas Aceh,” kata Ibnu Hafizh. Dalam presentasi tersebut Conrad Petroleum Ltd dan Frontier Point Ltd berminat melanjutkan hasil studi bersama ke penawaran langsung untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi di area tersebut. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #migas #blokB #sumberdayaalam #minyaktanah #gasbumi #esdm #bpma #bloksingkil #potensimigas

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on