Bejat, Seorang Kakek di Aceh Besar Nekat Cabuli Dua Balita

(dok. Polresta Banda Aceh)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Personel Polresta Banda Aceh menangkap seorang pria berinisial DAR (49) yang berprofesi sebagai buruh tani, yang melakukan hal yang tidak wajar terhadap dua balita yang masih dalam status keluarganya.

Aksi tidak terpuji itu dilakukan DAR di kebun di wilayah Aceh Besar. Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP M. Taufiq mengatakan, peristiwa itu bermula saat kedua balita yang berusia 3 dan 2 tahun itu sedang bermain di halaman rumahnya.

Kemudian pelaku datang menghampiri korban dengan menggunakan becak yang dikendarainya, bermaksud untuk membawa jalan – jalan disekitar rumah.

Ads

“Namun yang terjadi sebaliknya , kedua korban dibawa ke sebuah kebun yang tak jauh dari rumah korban serta dilakukan penganiayaan berupa perbuatan sodomi terhadap sang balita,” kata Taufiq dalam keterangannya, Rabu (17/7).

Setelah melakukan perbuatannya lanjut Taufiq, tersangka juga melakukan perbuatan pengancaman terhadap kedua balita tersebut dengan cara, tidak memberitahukan kepada siapapun hingga kedua korban diantar kerumahnya.

Saat diantar pulang, kedua balita terlihat takut tidak seperti biasanya, hal ini diungkapkan oleh orang tua korban dan nenek korban, sehingga mencari tahu apa yang telah terjadi.

“Korban akhirnya mau menceritakan kepada orangtuanya, sehingga ibu korban melaporkan kepihak berwajib,” ucap Taufiq.

Menindaklanjuti laporan dari orang tua korban, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh dipimpin oleh Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani, bersama personel mendalami perihal laporan tersebut serta memeriksa para saksi.

“Setelah mendalami dan memeriksa para saksi serta melengkapi bukti, kami berhasil mengamankan tersangka pada hari Kamis disalah satu warung kopi, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar,” ujar Puti.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan serta mengakui perbuatannya. Pelaku saat ini sudah mendekam di penjara dan terancam hukuman penjara selama 20 tahun. [Randi]

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kasus pasien positif corona di Aceh meningkat tajam. Hari ini, Rabu, 15 Juli 2020, warga yang terkonfirmasi positif mencapai 27 orang. Sebagian merupakan tenaga medis di rumah sakit di Banda Aceh. Sehingga secara kumulatif pasien positif corona di Aceh sudah 137 orang. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak dalam satu hari yang terjadi di Aceh. Sebelumnya pada pertengahan Juni lalu, ada 13 pasien yang terkonfirmasi positif. Adapun 27 pasien tersebut berasal dari Aceh Besar 17 orang, Bireuen 1, Banda Aceh 7, Lhokseumawe 1, dan luar daerah 1. Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Endang Mutiawati membenarkan adanya penambahan 27 kasus. Kata Endang, satu diantaranya dokter di Instalasi Gawat Darurat, satu dokter yang yang sedang ikut program pendidikan dokter spesialis (PPDS) paru dan satu perawat di rumah sakit pelat merah tersebut. “Iya benar ada penambahan. Di RSUZA dua dokter dan satu perawat,” kata Endang saat dikonfirmasi. Selengkapnya klik disini www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #corona #kasuscorona #imbascorona #positif #antisipasi #psbb #meningkat #melonjak

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada