Pemerintah Aceh Harus Publikasi Nama Penerima Beasiswa

Berikan beasiswa, Kapolres Aceh Utara siap potong gaji
bangkapost
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Setiap tahun Pemerintah Aceh menggelontorkan anggaran untuk menunjang peningkatan sumberdaya kepada warga Aceh, baik yang sedang menempuh pendidikan di dalam daerah, luar daerah maupun mancanegara.

Namun, nama penerima beasiswa tersebut tidak pernah dipublikasi. Seorang mahasiswi asal Aceh di Jakarta, Susilawati menyebutkan, dalam tiga tahun terakhir berdasarkan data yang tercantum di situs e-rencana Pemerintah Aceh ataupun di situs SIRUP.LKPP, tahun 2019 jumlahnya sekitar Rp 71,9 miliar serta di tahun 2020 ini sekitar 66,4 miliar yang dikelola oleh SKPA BPSDM Aceh.

“Sebagai salah satu mahasiswi asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan pasca-sarjana di Universitas Paramadina Jakarta, saya mempertanyakan transparansi pengelolaan serta siapa saja para penerima seluruh Beasiswa Aceh yang jumlahnya ratusan miliar tersebut,” kata Susilawati dalam keterangannya, Selasa (1/9).

Ads

Menurutnya, Pemerintah Aceh wajib mempublikasikan seluruh nama penerima beasiswa, sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban terhadap anggaran rakyat tersebut kepada masyarakat.

“Jangan sampai yang menikmati beasiswa tersebut hanya kalangan anak pejabat atau segelintir kerabat di kalangan birokrasi,” ucapnya.

Plt Gubernur Aceh, kata dia juga harus memerintahkan BPSDM Aceh untuk mempublikasi seluruh penerima beasiswa Pemerintah Aceh agar rasa keadilan terhadap seluruh warga Aceh dapat terwujud dan mendapat perlakuan yang sama dalam mengakses beasiswa dari APBA tersebut.

“Serta untuk mencegah tidak terjadinya praktek KKN dalam proses penyaluran Beasiswa Aceh,” tutur Susi.

Ia menyarankan kepada pihak BPSDM Aceh untuk membuat dan mempublikasi database seluruh penerima Beasiswa Aceh dari tahun ke tahun.

Database tersebut nantinya dapat menjadi tolak ukur dalam melihat progres perkembangan pendidikan warga Aceh serta melihat apa saja kontribusi mereka bagi pembangunan Aceh selepas selesai menempuh studi bagi kemajuan Aceh. [Randi/ril]

Ads