Di Depan Tim Gebrak Masker, Salmaza Keluhkan Minimnya Bantuan Untuk Tangani Corona

(Kanal Aceh/Satria Tumangger)
--Ads--
loading...

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Tim Gebrak Masker (GEMA) Aceh menggelar pertemuan dengan pemerintah Kota Subulussalam di kantor wali kota setempat, Kamis (3/9).

Kedatangan Tim GEMA yang dipimpin oleh kepala Dinas Pangan Aceh Cut Yusminar itu, dalam rangka membantu mencegah penyebaran virus corona di Kota Subulussalam.

Tim GEMA yang berjumlah 17 orang tersebut membawa sejumlah masker bantuan dari Presiden Jokowi, Spanduk bertuliskan “ingat Covid, ingat Masker”, poster imbauan patuhi protokol kesehatan dan hand sanitizer, serta selebaran untuk khutbah Jum’at yang akan di bagikan besok 4 September 2020 di lima kecamatan.

Ads

Koordinator Gugus Tugas Subulussalam Khainuddin dalam pertemuan itu mengatakan, bahwa saat ini 2 kecamatan yakni penanggalan dan simpang kiri sudah menjadi zona kuning Covid-19, sedangkan 3 kecamatan lainnya masih berstatus zona hijau.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Subulussalam Salmaza mengatakan, bahwa pihaknya tetap komitmen untuk terus berupaya memutus mata rantai Penyebaran Corona disana.

“Terimakasih atas kunjungan Tim GEMA dan bantuan dari pemerintah Aceh kepada masyarakat Subulussalam, semoga masyarakat bisa sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, semoga virus corona ini cepat berlalu agar masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa” kata Salmaza.

Ia juga mengeluhkan sedikitnya jumlah bantuan yang diberikan ke Kota Subulussalam dalam hal penanganan Covid-19, padahal kata dia, warga subulussam juga sudah banyak terpapar Covid-19 dan sangat membutuhkan bantuan Provinsi Aceh maupun pusat.

Melalui Tim GEMA, Salmaza menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Aceh maupun pemerintah pusat, agar membantu pemerintah Kota Subulussalam dalam upaya memutus mata rantai penyebaran corona, ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat kota Subulussalam. [Satria Tumangger]