Kebijakan Tes Antigen Saat Mudik Lokal di Aceh Bebani Masyarakat

  • Whatsapp

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kebijakan tes antigen dalam perjalanan antar kabupaten/kota di Aceh dinilai membebani masyarakat. Sehingga, aturan itu diminta untuk di cabut.

“Pemberlakuan wajib tes antigen tersebut kami nilai sangat meresahkan, membebani dan merugikan masyarakat. Karena itu kami meminta agar kebijakan tersebut segera dicabut,” kata Ketua Komisi V DPRA, Falevi Kirani dalam keterangannya, Minggu (2/5).

Baca: Mulai 3 Mei, Mudik Antar Kabupaten/Kota di Aceh Wajib Bawa Surat Antigen

Menurutnya, apabila itu tetap diterapkan, warga akan menanggung beban biaya yang tidak kecil saat melakukan perjalanan.

Meskipun langkah tersebut bagian dari mendukung upaya pencegahan Covid-19, namun Falevi menyarankan harus dilakukan dengan cara yang terukur.

“Bukannya kita tidak mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19, tapi harus dilakukan dengan cara yang lebih tepat dan terukur. Kalau dengan cara – cara kontroversi seperti wajib tes antigen antar Kabupaten/Kota, itu hanya akan menimbulkan resistensi dari masyarakat,”katanya.

Jika tanpa dukungan dari masyarakat luas, justru akan menyulitkan dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Aceh. Karena itu, pihaknya mengingatkan agar kebijakan tersebut segera dicabut.

“Kalau tidak dicabut kita khawatirkan akan menimbulkan persoalan serius kedepannya. Apalagi mobilitas masyarakat antar Kabupaten/Kota di Aceh saat hari-hari biasa saja tergolong tinggi. Utamanya diwilayah Kabupaten/Kota yang bertetangga,” katanya.

Related posts