UEA Tunda MoU Dengan Pemerintah Aceh Soal Investasi di Pulau Banyak

by danirandi

(KANALACEH.COM) – Investor Uni Emirat Arab (UEA) Murban Energy yang hendak berinvesatsi di Pulau Banyak, Aceh Singkil menunda MoU dengan Pemerintah Aceh dan Indonesia.

Penandatanganan MoU itu awalnya direncanakan pada 2 November 2021. Namun sampai waktu tersebut KBRI tak kunjung mendapat respons dari Murban Energy.

“Secara tentative jadwal penandatangan telah disiapkan pada 2 November 2021, namun sampai waktu tersebut pihak KBRI belum mendapatkan respons kepastian dari pihak Murban Energy,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA dalam keterangannya, Sabtu (6/11).

Menurutnya, pihak Murban Energy masih melakukan kajian dan analisis terhadap rencana investasi yang terbilang besar tersebut, yang mungkin masih memerlukan waktu tambahan.

“Pergeseran waktu dalam mewujudkan MoU suatu investasi berskala besar merupakan sesuatu yang wajar, dan kita sangat menghormati kebijakan pihak Murban Energy ini,” katanya.

Walau terjadinya penundaan penandatanganan MoU dengan pihak Murban Energy terkait investasi Pulau Banyak, Aceh Singkil, namun beberapa MoU lain investasi di Indonesia berjalan lancar.

MTA mengatakan, MoU ini merupakan rencana bersama Pemerintah Aceh dan juga Pemerintah Pusat. Penyiapan Draft MoU itu juga sudah di bahas lintas Kementerian dibawah inisiatif Kemenkomarvest.

Setelah Draft MoU selesai, Pemerintah Aceh mengirimkannya ke pihak Murban Energy melalui KBRI di Abu Dhabi, karena memang pihak Murban Energy meminta seperti itu.

“Agenda penandatanganan MoU memang sudah dijadwalkan secara bersama karena sudah masuk dalam agenda KBRI terkait kunjungan Presiden RI. Dan sudah mendapatkan sambutan dari pihak Murban Energy, terutama dari Direktur Eksekutif Murban Energy sendiri yang sudah dua kali ke Pulau Banyak Singkil terkait rencana investasi ini,” katanya.

You may also like