BWS Sumatera I Klaim Sudah Perkuat Tebing Sungai di Aceh Tenggara

(dok. Sumber BWS)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I menuntaskan penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tenggara melalui serangkaian pekerjaan perkuatan tebing sungai.

Banjir yang terjadi sebelumnya dilaporkan merusak sejumlah badan sungai dan mengancam permukiman warga. Merespons kondisi tersebut, pemerintah bergerak cepat dengan membangun infrastruktur pengaman sungai guna memulihkan fungsi aliran serta melindungi masyarakat di sekitarnya.

Dikutip dari keterangan BWS Sumatera I dari situs resmi Kementrian PUPR, Sabtu, 18 April 2026, penanganan difokuskan pada pemasangan bronjong di sejumlah titik rawan longsor dan abrasi. Di Desa Kute Mulie, pemasangan bronjong sepanjang 503 meter telah rampung 100 persen pada 12 April 2026. Proyek yang dimulai sejak awal Februari itu berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.

Keberadaan bronjong di lokasi tersebut diharapkan mampu menahan gerusan arus sungai sekaligus memperkuat tebing dari potensi longsor lanjutan.

Pekerjaan serupa juga diselesaikan di Desa Prapat Hulu. Pemasangan bronjong sepanjang 190 meter telah mencapai 100 persen pada awal April 2026. Proyek yang dimulai sejak awal Februari ini menunjukkan progres konsisten hingga selesai tepat waktu.

Infrastruktur yang dibangun di Prapat Hulu dinilai menjadi bagian dari mitigasi struktural untuk menekan risiko kerusakan di masa mendatang. Selain itu, warga sekitar kini disebut dapat beraktivitas dengan lebih aman.

Sementara itu, di Desa Terutung Payung Hulu, pemasangan bronjong sepanjang 171 meter juga telah rampung pada 12 April 2026. Lokasi ini menjadi prioritas karena sebelumnya mengalami kerusakan tebing sungai yang cukup parah.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, stabilitas tebing sungai di kawasan itu diharapkan dapat terjaga secara optimal.

Secara keseluruhan, pemasangan bronjong di tiga lokasi tersebut telah mencapai 100 persen penyelesaian. Keberhasilan ini menjadi indikator respons cepat BWS Sumatera I dalam menangani dampak bencana sekaligus memulihkan infrastruktur sumber daya air.

Ke depan, upaya pemeliharaan dan pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun tetap berfungsi optimal serta mampu meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang.

Related posts