Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis (25/6) malam. Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar dua hektare lahan dan diduga dipicu pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Lhokseumawe, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.50 WIB.
Menerima laporan tersebut, BPBD Kota Lhokseumawe langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil pikap milik Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pemadaman di lokasi.
Proses pemadaman turut melibatkan personel BPBD, Damkar Kota Lhokseumawe, TRC Regu C, TNI, Polri, relawan ERPA, REDKAR, TAGANA, serta masyarakat setempat.
Setelah berjibaku selama sekitar satu setengah jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api pada pukul 22.20 WIB.
Meski membakar sekitar dua hektare lahan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban terdampak. Tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian itu.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca kering. Aktivitas tersebut berisiko memicu kebakaran yang dapat meluas dan mengancam permukiman maupun lingkungan sekitar.
Hingga kini, petugas BPBD bersama Pusdalops Penanggulangan Bencana Aceh terus melakukan pemantauan terhadap potensi kejadian kebakaran hutan dan lahan di seluruh kabupaten/kota di Aceh sebagai langkah antisipasi selama musim kemarau.






