Banda Aceh (KANALACEH.COM) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memperkuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Aceh untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Pertamina mencatat penyaluran BBM jenis Gasoil di Aceh telah ditingkatkan hingga mencapai 105 persen. Sementara penyaluran Gasoline telah mencapai 100 persen.
Pertamina menyatakan terus mengevaluasi kebutuhan BBM di lapangan dan akan melakukan penyesuaian penyaluran berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat serta kondisi operasional di masing-masing wilayah.
Peningkatan aktivitas pengisian BBM juga menjadi perhatian di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), khususnya di Kabupaten Aceh Tenggara.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara merespons kondisi tersebut dengan kembali memberlakukan Surat Edaran Bupati Aceh Tenggara Nomor 100.3.4.2/10/2026 tentang Penertiban Pendistribusian BBM Bersubsidi.
Aturan tersebut diberlakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berlangsung tertib dan tepat sasaran.
Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memantau kondisi penyaluran di lapangan. Monitoring dilakukan bersama aparat penegak hukum (APH) dan Dinas Perhubungan, terutama pada SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan.
“Penyesuaian penyaluran dilakukan berdasarkan perkembangan kebutuhan, kondisi stok, serta situasi distribusi di masing-masing wilayah untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga,” kata Pertamina dalam keterangannya, Senin (21/9).
Terkait pemberitaan mengenai keterlambatan Tim Search and Rescue (SAR) Pidie dalam pencarian nelayan hilang yang dikaitkan dengan ketersediaan BBM, Pertamina memastikan penyaluran BBM di wilayah Pidie tetap berjalan normal.
Pertamina menyebut layanan pengisian BBM di SPBU wilayah Pidie tetap berlangsung. Perusahaan memastikan ketersediaan BBM di wilayah tersebut tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun operasional lainnya.
Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai peruntukannya dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang berpotensi mengganggu kelancaran distribusi.
Pertamina memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan penyesuaian penyaluran agar kebutuhan energi masyarakat Aceh tetap terpenuhi.
