Persiraja Ditahan Adhyaksa FC, Pelatih Ungkap Alasan Cadangkan Chavez

Pemain Persiraja Banda Aceh, Martin Nicolas Chavez Garcia (oranye) dan gelandang Adhyaksa FC Bekasi, Tatsuhide Shimizu (putih) berebut bola saat laga lanjutan Pegadaian Championship di Stadion H. Dimurthala Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026). (Foto: Eko Deni Saputra/Kanal Aceh)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi angka usai bermain imbang 0-0 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026).

Pada laga tersebut, performa Laskar Rencong sempat disorot lantaran tampil kurang maksimal dan minim peluang sepanjang babak pertama.

Permainan Persiraja baru berubah drastis di babak kedua setelah pelatih Muhammad Ridwan memasukkan gelandang serang asal Uruguay, Martin Nicolas Chavez Garcia, beserta sejumlah pemain pembeda lainnya.

Peran Chavez sebagai motor serangan terbukti vital karena mampu menghidupkan alur serangan dan menciptakan beberapa peluang emas.

Keputusan mencadangkan Chavez di babak pertama menimbulkan pertanyaan, mengingat peran penting pemain kelahiran 1998 tersebut bagi lini depan Persiraja. Namun, pelatih kepala menegaskan bahwa keputusan tersebut murni atas dasar taktik dan strategi tim.

“Dasar dari penentuan starting eleven di pertandingan dasarnya adalah dari latihan, bukan dari pertandingan yang sudah kita lakukan sebelumnya,” ujar M. Ridwan dalam sesi konferensi pers usai laga.

Ridwan menjelaskan, tim pelatih sengaja menurunkan beberapa pemain dengan karakter kecepatan di babak pertama untuk menguras stamina lini belakang lawan.

“Bukan berarti Chavez dalam kondisi buruk, tidak. Tapi tujuan beberapa pelari dimainkan di awal, kita berharap sebenarnya bisa ‘panen’ di babak kedua saat back four atau gelandang lawan sudah terkuras staminanya setelah beberapa kali sprint,” ungkapnya.

Masuknya Chavez di paruh kedua terbukti mendongkrak determinasi dan variasi serangan Persiraja, terutama dari sektor sayap. Ridwan menyebut keberadaan Chavez di posisi nomor 10 baru bisa efektif jika para pemain sayap (winger) aktif membuka ruang.

“Kalau Chavez di posisi nomor 10 tetapi winger tidak lari, Chavez tidak akan mendapat posisi free (bebas). Di babak pertama itu yang tidak terjadi. Makanya di babak kedua kita kondisikan winger lebih aktif lagi sehingga menciptakan ruang bebas untuknya,” jelas Ridwan.

Baca juga: Imbang Lawan Adhyaksa FC di Dimurthala, Pelatih Persiraja Minta Maaf

Meski berhasil mengurung pertahanan Adhyaksa FC di sepanjang babak kedua, Persiraja gagal mengonversi peluang menjadi gol hingga laga usai dengan skor kacamata 0-0. []

Related posts