Pesona Pantai Hidden Beach di Aceh Besar

PANTAI Hidden Beach, begitu warga menyebut kawasan lokasi wisata ini. Butuh waktu 45 menit dari pusat kota Banda Aceh untuk mencapai tempat ini. Dengan menyusuri jalan nasional Banda Aceh-Meulaboh.

Saat perjalanan ke tempat tujuan, pemandangan laut selatan yang berwarna biru serta pepohonan yang rindang berwarna hijau. Pemandangan itu bisa didapatkan mulai dari Pantai Lhoknga hingga pemandangan dari atas Gunung Paro. Dan sampai akhirnya, kita akan memasuki kawasan yang masuk ke wilayah Gampong Jantang, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Dan Kanal Aceh pun tiba dilokasi yang kerap menjadi pembicaraan orang yang menggemari pesona wisata pantai.

Ketika sudah sampai di Desa Jantang, terdapat masjid yang letaknya berada di sebelah kanan pinggir jalan. Setiba di masjid tersebut, terdapat beberapa lorong yang bisa diakses menuju “Hidden Beach”, salah satunya Lorong Jambu.

Setelah memasuki lorong tersebut, mata anda akan tertuju ke sebuah pantai yang luas dengan bukit bebatuan disebelah kiri–bukit yang harus dinaiki untuk menuju Hidden Beach–. Untuk sampai di pantai itu, anda harus menyebrangi muara dengan aliran air yang tenang serta menaiki bukit bebatuan.

pantai_hidden

Sesuai nama tempatnya, hidden beach, lokasi pantai ini memang sangat tersembunyi, dan bahkan nyaris tidak terlihat dari jalan besar yang dilalui Kanal Aceh sebelumnya. Bukit bebatuan yang terdapat disisi kanan dan kiri pantai, seolah menyembuyikan keindahan pasir putih dan panomara indah lainnya, yang tentu saja segera menghilangkan rasa penat dan letih menuju ke lokasi ini.

Sesampainya di atas bukit bebatuan, anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 5.000,-/orang. Dari atas bukit, terlihat ketenangan air laut serta pasir pantai yang mengajak anda untuk berlarian dan meregangkan badan ketika sudah lelah dalam perjalanan.

Sudah sampai di pantai itu, pengunjung bisa langsung bermain dengan air pantai yang tak beriak, bergradiasi warna biru dan hijau bak lukisan, dan menikmati angin yang mengajak anda untuk bercumbu dengan alam.

Pantai yang masih terlihat tak banyak sampah ditambah batu karang di sisi kanan dan kiri itu, memanggil pengunjung untuk mengabadikan setiap momen yang dilaluinya.

Juga, terdapat kapal nelayan berwarna biru di bibir pantai, yang sengaja dipersiapkan agar pengujung bisa naik ke kapal tersebut dan memfotonya dengan kamera.

Ketika sudah lelah, pengujung bisa meniduri pasir pantai dibawah rindangnya pohon kelapa yang tersusun rapi. Sayangnya, di pantai itu tak ada penjual  makanan atau minuman. Bagi pengunjung yang ingin pergi kesana, persiapkan bekal agar tidak kelaparan atau kehausan. Ingat, pengunjung diperbolehkan untuk membuang sampah di dalam tas atau di plastik yang harus dipersiapkan terlebih dahulu.

“Hidden Beach” merupakan destinasi wisata air yang ada di Aceh khususnya di Aceh Besar dan belum banyak dijamah oleh para wisatawan atau traveler. Teks dan Foto : Aidil Saputra

Komentar Facebook
Ads