Irwandi Siap Maju Kembali Sebagai Calon Gubernur

Partai Nasional Aceh mengelar rapat Pimpinan PNA 2015 dengan tema "Satu Tekad Menuju Pilkada Damai 2017" yang digelar di Banda Aceh.
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANAL ACEH.COM) – Irwandi Yusuf menyatakan bahwa dirinya siap untuk maju kembali sebagai calon Gubernur Aceh pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 mendatang.

“Saya akan maju lagi sebagai calon gubernur pada pilkada 2017,”kata Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Nasional Aceh (MPP-PNA) itu kepada wartawan dalam jumpa pers, Rabu (28/10) di Banda Aceh.

Ia mengatakan, untuk maju sebagai calon Gubernur Aceh pada 2017 mendatang, dirinya terpaksa harus maju dari partai pengusung lainnya maupun melalui jalur independen. “Karena bedasarkan ketentuan yang ada untuk mengajukan calon kepala daerah partai politik atau gabungan partai politik dapat mendaftarkan pasangan calon, apabila memenuhi persyaratan perolehan sekurang-kurangnya 15 persen dari jumlah kursi di DPRA, sedangkan partai PNA hanya memiliki 3 kursi di DPRA,”jelasnya.

Ads

Irwandi Yusuf

“Saya belum bisa menentukan posisi apakah akan maju melalui jalur independen atau melalui Partai. Yang jelas bukan dari partai Nasional Aceh, karena partai PNA hanya bisa mengusulkan dan mendukung saja,”ungkapnya.

Mantan Gubernur Aceh ini menambahkan, jika memang nanti dirinya maju sebagai calon Gubernur, dan ada partai yang berkoalisi dengan PNA maka dirinya akan maju melalui partai pengusung tersebut. “Tapi jika tidak ada partai pengusung maka dirinya pun akan maju melalui jalur Independen,”paparnya.

Sementara untuk calon Wakil Gubernur Aceh, Irwandi menyatakan, hingga saat ini dirinya belum bisa memastikan siapa yang akan menjadi pendamping dirinya pada pilkada 2017 mendatang.

“Namun, keputusan wakilnya diserahkan sepenuhnya kepada dirinya oleh Partai, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan antara dirinya dengan partai bahwa memberikan wewenang sepenuhnya kepada dirinya untuk menentukan wakil. Tapi kita tetap akan berkoordinasi dengan partai,”demikian kata Irwandi Yusuf. (T.Irawan)