30.8 C
Banda Aceh

Aceh Timur Miliki Potensi Besar Pengembangan Sapi

Headline

- Advertisement -PHP Dev Cloud Hosting

Banda Aceh (Kanal Aceh) – Kabupaten Aceh Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan sapi potong di provinsi Aceh, dan tercatat sebagai daerah kedua yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sapi potong setelah Aceh Besar. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Pertanian Madya Aceh, Nani Yulizar.

“Hanya saja selama ini belum dimanfaatkan secara secara maksimal,” kata Nani. Nani menyebutkan, saat ini Aceh Timur memiliki jumlah sapi sebanyak 51.428 ekor dan Aceh Besar sebanyak 56.000 ekor.

“Artinya Aceh Timur menjadi daerah sentra produksi sapi potong kedua setelah Aceh Besar,”terangnya.

- Advertisement -

Menurut Nani, permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan sapi di Aceh selama ini yakni sistem budidaya masih bersifat semi intensif dengan teknologi sederhana, pemberian pakan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi ternak dan ternak masih berkeliaran di siang hari, menganggu tanaman lain dan lalu lintas serta Lahan pengembalaan semakin berkurang, beralih menjadi lahan budidaya tanaman perkebunan.

Karena itu, kata Nani, Laboratorium Lapang Inovasi Pertanian (LLIP) sangat dibutuhkan dalam pengembangan ternak tersebut, karena LLIP itu untuk meningkatkan populasi dan produktivitas sapi melalui introduksi teknologi penyediaan pakan, secara khusus introduksi fermentasi jerami padi untuk pakan ternak dan Introduksi budidaya rumput unggul (rumput gajah).

Sebelumnya sosialisasi yang telah dilakukan di BPP Idi Tunong mengenai rencana kegiatan (need asessment) diharapkan LLIP dapat dioperasionalkan melalui metode pelatihan, demplot, pendampingan dan penyuluhan. “Kita harapkan teknologi yang didesiminasikan dapat diadopsi dan didifusikan secara luas”, ujar penyuluh senior Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh itu.

Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2016, Ke depan Nani menyarankan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing ekspor usaha sapi potong di Idi Tunong. Selain itu, diperlukan introduksi instalasi biogas, pupuk organik dan bio urine (yang belum terlaksanakan).
Perlu penguatan kelembagaan melalui inventarisasi kelompoktani ternak di Kabupaten Aceh Timur berdasarkan kelas kelompok, introduksi teknologi pakan berbasis bahan baku limbah tanaman dan industri kelapa sawit.

“Dinas peternakan kabupaten diharapkan proaktif agar program-program pusat diarahkan ke Aceh Timur, misalnya Sentra Peternakan Rakyat serta Kualitas kandang sapi perlu ditingkatkan untuk menghindari serangan penyakit,” demikian kata Nani. (T Irawan)


Berita Terkait

Cloud Hosting Indonesia

Trending

Syarat Untuk Mendapatkan Bantuan Hewan Ternak Pada Dinas Pertanian Abdya

Blangpidie (KANALACEH.COM) - Untuk masyarakat atau kelompok tani Aceh barat Daya (Abdya) yang ingin mendapatkan bantuan hewan ternak harus memiliki SIMLUH ( Sistim informasi penyuluh)Kepala...

Oknum PNS yang Tertangkap Mesum di Ulee Lheue Dicambuk

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Oknum PNS yang terciduk berduaan di dalam mobil di kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh akhirnya dieksekusi cambuk 18 kali, di...

5 kegiatan seru yang bisa dilakukan saat hujan

(KANALACEH.COM) - Turunnya hujan seringkali disesalkan sebagian orang. Hal ini karena turunnya hujan dianggap tidak bisa melakukan aktivitas apapun. Padahal itu salah besar! Lima...

Karena Sakit Hati Jadi Alasan Oknum PNS Bakar Kantor Bupati Bireuen

Banda Aceh (KANALACEH.COM) - Personel Polres Bireuen menangkap pelaku pembakaran kantor bupati setempat berinisial HE, yang tak lain merupakan pegawai negeri sipil yang bekerja...

Berita Terbaru