Abdya Dinobatkan Sebagai Kabupaten Literasi

Abdya Dinobatkan Sebagai Kabupaten Literasi
Wabub Abdya, Erwanto memukul gong saat peresmian Deklarasi Budaya Baca se-kabupaten Abdya, Kamis (14/1) (Dok. Usaid Prioritas)
--Ads--
loading...

Blangpidie (Kanal Aceh) – Aceh Barat Daya (Abdya) dinobatkan menjadi kabupaten literasi pertama di Aceh pada pencanangan Deklarasi Budaya Baca se-kabupaten Abdya yang diikuti oleh 3.000 siswa/i dari 197 sekolah jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MAN dan SMK di lapangan Pante Pirak Susoh, Abdya, Kamis (14/1). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kurikulum Pendidikan Dasar Dirjen Dikdasmen Kemdikbud RI, Juandanilsyah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Aceh, Hasanuddin Darjo, Usaid Prioritas Jakarta dan unsur forum pimpinan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdya, Erwanto menegaskan bahwa Abdya ingin maju maka harus dengan membudayakan membaca. “Mulai hari ini, kita deklarasikan diri bahwa tiada hari di Abdya tanpa membaca. Tidak ada satu orangpun tidak membaca. Semua orang di Abdya harus membaca. Membaca akan membuat Indonesia, Aceh dan Abdya menjadi maju,” ujarnya dalam rilis yang diterima media, Kamis (14/1).


Baca juga:

Ads

Kodim Nagan Genjot Minat Baca Anak Pedalaman Lewat Motor Senyum

Ayo Baca! Ini Peraturan Gubernur Aceh Tentang Pendirian Rumah Ibadah


Kadisdik Aceh, Hasanuddin Darjo mengingatkan bahwa peningkaan mutu pendidikan diawali dengan budaya baca. “Meningkatnya mutu pendidikan diawali dengan meningkatnya minat baca seluruh komponen di sekolah karena sekolah merupakan tempat peradaban manusia. Tiga komponen tersebut yaitu kepsek/guru, pengawas dan siswa,” kata Darjo.

Sementara Kepala Kurikulum Pendidikan Dasar Dirjen Dikdasmen Kemdikbud, Juandanilsyah mengingatkan kepada para siswa untuk mulai membiasakan budaya membaca. Kemdikbud juga mengapresiasi langkah Usaid Prioritas yang telah menstimulus Pemda untuk berperan melaksanakan program budaya baca. “Salah satu dasar hukum pelaksanakaan literasi adalah Permendibud No 23 tahun 2015. Membaca 15 menit sebelum belajar akan dilaksanakan di sekolah-sekolah secara nasional untuk tumbuhkan minat baca dan pengetahuan.”

Usaid Prioritas sendiri telah menghibahkan 150 judul buku pada 23 sekolah mitranya di Abdya yang telah menjalankan program budaya baca di sekolahnya. []