Jelang Lebaran, Polres Pidie waspadai pergerakan radikal

Ilustrasi razia polisi. (Wol)

Sigli (KANALACEH.COM) – Kabupaten Pidie harus waspadai pergerakan paham radikal, seperti Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Demikian dikatakan Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Apriadi, pada rapat koordinasi Operasi Ramadniya Rencong 2016 di Mapolres Pidie, Selasa (28/6).

Menurutnya, kewaspadaan terhadap kelompok tersebut perlu ditingkatkan, terlebih menjelang lebaran Idul Fitri 1437 H. Mantan Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh itu menyebutkan Pidie merupakan daerah lintasan, punya laut, dan gunung, sehingga perlu diwaspadai.

Apalagi terdapat dua mantan teroris yang kini sudah kembali bergabung dengan masyarakat dan tetap diawasi. Sebagai tahun politik, dia mengharapkan tidak ada “penumpang gelap” yang bermain saat Idul Fitri.

Ads

“Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat, jangan sampai terjadi penembakan saat Pilkada tahun lalu,” tegasnya.

Untuk Ops Ramadniya 2016, pihaknya mengarahkan 200 personil lintas instansi yang ditempatkan di empat pos, meliputi Pos Laweung, Simpang Kocin, Kota Sigli, Meureudu, dan Tangse.

Kasat Lantas Polres Pidie, AKP Mawardi, menyebutkan jalur rawan kecelakaan meliputi Simpang Beutong, Kecamatan Muara Tiga, jalan negara kawasan Desa Jok Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, tikungan Paru Keude dan Nanggroe, dan Kecamatan Ulim.

Sementara itu, jalur macet meliputi Keude Grong-Grong, Simpang Kota Bakti, dan Pasar Ulee Glee. Jalur rawan longsor terdapat di Tangse, Blang Dhot sampai Alue Landong, Geumpang, Pidie. [Wol]

Ads