Wagub serahkan bantuan kubah masjid di Kota Bahagia

Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf berkunjung ke Masjid Al Munawarah di Gampong Buket Gadeng, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan, Rabu (7/9/2016). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur menyerahkan bantuan kubah masjid kepada panitia pembangunan Masjid Al-Mawaddah.
--Ads--
loading...

Tapaktuan (KANALACEH.COM) – Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah selatan Aceh. Kali ini, Wagub berkunjung ke Masjid Al Munawarah, yang berada di Gampong Buket Gadeng, Kecamatan Kota Bahagia.

Kunjungan pria yang akrab disapa Mualem itu adalah untuk meninjau pembangunan Masjid Al-Mawaddah.

Tiba di lokasi pembangunan masjid, wagub beserta rombongan diterima langsung oleh Camat Kota Bahagia, Imam Masjid dan Panitia pembangunan Masjid.

Ads

Usai sarapan bersama dengan masyarakat dan para pengurus Masjid, Mualem pun di Peusijuek oleh sejumlah ulama, diantaranya Waled Marhaban dan T. Bulqaini.

Dalam kunjungan tersebut, Mualem juga menyerahkan bantuan kubah masjid kepada panitia pembangunan Masjid Al-Mawaddah, Rabu (7/9).

Wagub berharap bantuan pembangunan kubah Masjid Al-Mawaddah dipergunakan dengan sebaik-baiknya, sehingga Masjid kebanggaan masyarakat Buket Gadeng itu dapat segera selesai dan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.

Larut dalam zikir bersama masyarakat

Sebelumnya, pada Selasa (6/9) malam, Wagub bergabung dengan Jama’ah Zikrullah Aceh yang memadati pekan Kota Bahagia.

Meski diiringi gerimis hingga selesai acara, Mualem dan seluruh jama’ah terlihat larut dalam Zikir bersama yang dipimpin oleh Ustadz Tgk Saiful Jamal.

Sementara itu, dalam sambutan singkatnya sebelum pelaksanaan zikir, Muzakir Manaf, meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dan menghindarkan diri dari hasrat buruk, yang dapat memecah belah persatuan rakyat Aceh.

“Mari kita singkirkan hasrat buruk yang ada di dalam hati kita. Cara paling ampuh untuk melakukan hal tersebut adalah dengan memperbanya zikir dan menghadiri majelis zikir seperti yang kita lakukan malam ini,” pesan Mualem.

Mualem juga meminta kepada jama’ah Majelis Zikrullah Aceh untuk mendukung pelaksanaan Syari’at Islam secara menyeluruh di Aceh.

“Masih ada pihak-pihak yang anti dengan pelaksanaan Syari’at Islam di Bumi Serambi Mekah ini. Oleh karena itu, saya meminta kepada para jama’ah agar di masa mendatang dapat memilih pemimpin yang berkomitmen untuk menegakkan Syari’at Allah, dalam naungan Ahlussunnah wal jama’ah di Aceh yang kita cintai ini,” ujar Mualem. [Aidil/rel]