Lhoksukon (KANALACEH.COM) – Forum Pemuda Aceh Utara (FPAU) meminta kepada perusahan yang ada di Aceh Utara agar ada transparan dalam pengelolaan dana CSR sehingga programnya pun bisa langsung menyentuh ke rakyat seperti pembangunan atau rehab rumah dhuafa, pembangkitan ekonomi maysarakat dan pelatihan kader muda tentang skill sesuai keahlian yang dibutuhkan perusahaan.

Ketua Forum Pemud Aceh Utara (FPAU) Musfendi kepada Kanalaceh.com, Selasa (18/7) menjelaskan melihat jejak berdirinya perusahaan raksasa di Aceh Utara sejak puluhan tahun Baik Pertamina Hulu Energi (PHE NSB) eks Exxon Mobil, PT PIM dan perusahaan lainmya tidak banyak manfaat yang diterima oleh masyarakat sekitarnya.

“Bukti yang kita lihat sampai saat ini kondisi masyarakat yang tinggal di seputaran perusahaan banyak masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan bahkan rumah mereka tidak layak huni,” katanya.

AdsPHP Dev Cloud Hosting

Dia menambahkan, begitu juga dengan pemuda seputaran perusahaan banyak pengangguran. “Padahal kita tahu di perusahaan tersebut cukup banyak tenaga kerja yang dibutuhkan,” jelas Musfendi.

Dia pun sangat mengharapkan adanya kebijakan daerah yang bisa mengatur perusahaan dalam pengelolaan dana CSR secara transparansi dan jangan sampai dana CSR hanya berputar diseputaran dan kalangan lerusahaan atau lembaga yang tidak transparan.

“Jangan sampai dana CSR dibawa keluar dan disalurkan ke daerah lain atau luar Aceh,” ujarnya. [Rajali Samidan]

Ads
Artikel SebelumnyaSBM workshop, pertama kali hadir di Banda Aceh
Artikel SelanjutnyaTRK gugat Mendagri