Aminullah nilai warga kota Banda Aceh semakin cintai Alquran

Aminullah nilai warga kota Banda Aceh semakin cintai Alquran
Dokumentasi - Feri Renaldi salah seorang remaja Tuna Netra membaca Alquran di Pondok Pesantren Sulaimaniyah Banda Aceh, Sabtu (27/5). Meski berkebutuhan khusus, remaja ini sudah mampu menghapal dua juz Alquran. (Kanal Aceh/Randi)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyebutkan warga Banda Aceh semakin mencintai Alquran. Hal itu dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang begitu antusias mempelajari Alquran, baik belajar membaca, menghafal, tafsir maupun belajar seni membaca Kalam Ilahi dengan suara yang indah.

Begitu ungkap Wali Kota Aminullah dalam sambutannya saat membuka secara resmi Seminar Internasional Tahfidzul Quran: “Wonderful Quran, The Light of Life” yang berlangsung di Auditorium Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Kopelma Darussalam, Minggu (14/1).

“Dan pada hari ini juga merupakan bukti bahwa masyarakat Kota Banda Aceh begitu mencintai Alquran, yaitu dengan banyaknya peserta yang telah berpartisipasi untuk mengikuti acara seminar internasional ini,” ungkapnya di depan seribu lebih peserta dan Rektor UIN Ar-Raniry Farid Wajdi yang ikut hadir di sana.

Ads

Menurutnya, memang sudah menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk tekun membaca, mempelajari dan mengamalkan ajaran Alquran.

“Umat Islam Insya Allah akan meraih puncak kejayaan dan kemajuan dalam berbagai bidang, jika tetap berpegang teguh kepada Alquran dan Sunnah,” jelasnya.

Ia pun berharap agar acara-acara bermanfaat seperti ini dapat diadakan secara berkala dan berkesinambungan demi membumikan Alquran di Kota Banda Aceh dan Aceh pada umumnya.

“Mengingat tantangan umat islam ke depan yang semakin berat. Pemko Banda Aceh mempunyai komitmen yang tinggi dan sangat mendukung semua kegiatan syiar Islam, termasuk upaya-upaya untuk membumikan Alquran di tengah-tengah masyarakat kota,” ungkapnya lagi.

Masih menurut Aminullah, syiar Islam begitu penting dalam pelaksanaan Syariat Islam. “Karena dengan syiar Islam lah maka ajaran Islam akan terus eksis, hidup dan semarak, sehingga dengan sendirinya dapat menciptakan suasana dan lingkungan yang Islami,” katanya.

Pada kesempatan itu, Aminullah turut mengajak seluruh warga kota untuk dapat berpartisipasi aktif dalam memberantas kemaksiatan di Banda Aceh. Dan pihaknya juga sudah menyediakan Call Center Gemilang Anti Maksiat di nomor 081219314001.

“Untuk itu, kami harapkan kepada warga bila melihat pelanggaran syariat, maka mohon bantu kami untuk dapat menghubungi nomor tersebut. Insya Allah petugas kami akan segera datang dan bertindak sesuai dengan SOP dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.

Tak ketinggalan, Aminullah juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, para peserta, dan para pemateri yang telah berpartisipasi pada seminar ini. “Ahlan wa sahlan kami ucapkan kepada para pemateri, tamu dari jauh yang telah hadir yakni Imam Masjid Abdullah Azzam, Gaza-Palestina, Syaikh Mahmoud Said Kamal.”

Selain Imam Masjid Gaza, pihak panitia juga menghadirkan dua pemateri lainnya yang akan mengisi seminar sehari ini yakni Dodi Hidayatullah seorang Novelis dan pemain film Tausiah Cinta dan KCB, dan Abi Mas’ud Irhamullah selau Direktur LT3Q El-Mas’udy Aceh. [Aidil/rel]

Ads