Film Sang Haloban akan dibintangi Adipati dan Chelsea, syuting di Pulau Banyak Barat

google.com
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Artis papan atas Indonesia, Adipati Dolken dan Chelsea Islan direncanakan akan membintangi Film klasik layar lebar, berjudul Sang Haloban. Mereka dijadwalkan akan mulai syuting dalam waktu dekat di Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.

Film Sang Haloban akan mengangkat kisah sebuah peradaban dan culture budaya khas Pulau wisata yang terkenal dengan keindahan wisata baharinya.

Baca: Kata Keuchik Haloban, terkait lokasi syuting Adipati dan Chelsea

Ads

Penggagas film, Frida Siska mengatakan, saat ini dirinya dan tim sudah bersama berkunjung ke Desa Haloban dan beberapa pulau lainnya untuk melihat lokasi syuting film.

“Tim inisiator sudah berdiskusi panjang lebar membahas proses pembuatan film yang akan digarap tahun 2018 ini,” kata Frida Siska saat dikonfirmasi, pada Sabtu, 17 Maret 2018.

Setelah itu, kata Frida Siska, dirinya bersama rombongan melihat langsung pulau – pulau yang rencananya akan dijadikan salah satu tempat syuting nantinya. Seperti, Pulau Tailana, Palambak, Sikandang dan lainnya.

loading...

“Tim Survey berkeinginan melihat langsung kondisi pulau, untuk disampaikan kepada sutradara film agar di proses selanjutnya,” kata Frida.

Siska menjelaskan, film ini tidak hanya sekedar film biasa, melainkan sebuah penegasan bahwa Kepulauan Banyak memiliki destinasi wisata bahari yang luar biasa dan berkelas Internasional. Yang nantinya akan mengenalkan Aceh Singkil, khususnya Kepulauan Banyak ke Mancanegara.

Sutradara film yaitu Harris Cinnamon , sebut Frida, adalah sutradara Nasional yang sudah berpengalaman dan akan melibatkan aktor dan artis Nasional, seperti Adipati Dolken, Chelsea Islan.

Mereka akan di kolaborasikan dengan artis lokal, seperti Bergek dan Puja Syarma.

Kepala Desa Haloban, Irwan Hia membenarkan bahwa Desa tersebut akan di filmkan. “Lokasinya nanti ada di beberapa Pulau, tim survey baru mencek lokasi kemarin,” kata Irwan pada wartawan melalui sambungan telephone. Film ini, kata Irwan, nantinya akan menceritakan budaya dan peradaban di Desa Haloban. [Randi]

Ads