Warga julok di hebohkan dengan dua tas diduga berisi ‘BOM’

Barang bukti tas yang diduga warga julok sebagai bom, ternyata isinya ganja siap edar. (ist)
--Ads--
loading...

Aceh Timur (KANALACEH.COM)  – Koramil 07/Julok Kodim 0104/Aceh Timur Lettu Inf Hariono bersama Polsek Julok mengamankan dua tas warna hitam dan merah yang mencurigakan, dan diduga “Bom” oleh masyarakat sekitar.

Barang tersebut ditaruh di belakang Masjid Baitul Ikram Desa Kuala Geulumpang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (26/07).

Lettu Inf Hariono, Danramil 07/Julok menceritakan kronologis kejadiannya, pada pukul 07.15 WIB Geuchik Desa Kuala Geulumpang, Abdullah Hamzah mendapatkan laporan dari Nurdin (50) masyarakat setempat bahwa ada 2 tas warna merah dan hitam dibelakang Masjid Baitul Ikram yang mencurigakan.

Ads

Merasa curiga dan takut, Geuchik setempat menduga benda tersebut adalah bom atau bahan peledak, maka pihaknya langsung menelfon Danramil 07/Julok Lettu Inf Hariono.

Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis yang menerima laporan tersebut, langsung memberikan perintah kepada Danramil untuk berkoordinasi dengan Polsek Julok guna mengamankan barang tersebut.

loading...

“Ditakutkan dua tas tersebut memang betul berisi bom atau bahan peledak lainnya,” tegas Dandim.

Setelah Danramil berkoordinasi dengan Kapolsek Julok Ipda Eko Hadianto, langsung menerjunkan anggota koramil 07/Julok Sertu Jamlis dan Kopda Zarkasi beserta Anggota Polsek Julok  untuk mengecek kelokasi, tempat tas yang diduga bom. Kemudian aparat mengamankan barang tersebut.

Pada pukul 08.05 WIB kedua tas tersebut dibawa ke Polsek Julok untuk diamankan dan selanjutnya diperiksa. Sesampainya di Polsek Julok tas tersebut dibuka ternyata isinya adalah narkoba berjenis ganja. Diperkirakan ganja siap edar tersebut sejumlah 30 paket yang sudah dipress, dengan berat sekitar 30 kilo.

“Saat ini ganja tersebut telah diamankan di Polsek Julok sebagai barang bukti dan akan dilakukan pengembangan selanjutnya guna mengetahui siapa pemilik ganja tersebut,” tutup Danramil. [Erza]

Ads