Puluhan Ribu warga meriahkan Maulid Raya Banda Aceh

(ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kegiatan akbar Maulid Raya yang digelar Pemko Banda Aceh di Blang Padang, Rabu (6/2) berlangsung meriah.

Sedikitnya tamu yang menghadiri kegiatan ini tidak kurang dari 25.000 undangan. Maulid Raya ini dimulai dengan penampilan grup zikir Al Furqan Beurawe di panggung utama.

Sementara di jalan yang membelah Blang Padang, tepatnya dekat dengan tribun Sanggamara, Wali Kota, Aminullah Usman, Wakil Wali Kota, Zaina Arifin, Sekdakota, Ir Bahagia dan para Asisten menyambut idang maulid yang dibawa oleh masing gampong dan idang dari sejumlah instansi jajaran Pemko Banda Aceh yang disuguhkan untuk dinikmati oleh para tamu undangan.

Ads

Kata Aminullah, jumlah idang seluruhnya lebih dari 1000, dimana setiap idang terdiri dari 30 sampai dengan 50 porsi.

Kegiatan ini menjadi istimewa, dimana idang yang dibawa dari gampong di perlombakan dan dipilih sebanyak enam idang gampong terbaik. Para pemenang diberikan hadiah oleh Wali Kota berupa piagam dan uang pembinaan.

Wali Kota Banda Aceh mengatakan terlaksananya Maulid Raya tidak terlepas dari kebersamaan dan kekompakan masyarakat kota dengan jajaran Pemko Banda Aceh.

Aminullah mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi hingga terlaksananya kegiatan akbar ini.

“Ketika rasa kebersamaan dan kekompakan terbangun dengan baik, tugas seberat apapun akan terasa ringan,” kata Aminullah.

Wali Kota mengutip salah satu pepatah Aceh, ‘Nyo Sapeu Pakat Lampoh Jeurat Ta Peugala’. Pepatah ini yang kemudian digambarkan oleh Wali Kota sebagai bentuk kekompakan seluruh warga dan jajaran Pemerintah hingga suksesnya gelaran Maulid Raya ini.

Keunikan dari helatan akbar ini, kata dia, diharapkan mampu menarik minat wisatawan, baik domestik maupun manca negara ke Banda Aceh. Maulid yang dihadiri hingga puluhan ribu tamu, bershalawat bersama hingga mencicipi kuliner khas Aceh menjadi barang langka yang tidak dilakukan daerah lain di Indonesia.

“Harapan kita menjadi daya tarik wisata. Ini langka dan tidak ditemukan di daerah lain di Indonesia. Kita ingin event seperti ini menjadi daya tarik hingga Banda Aceh semakin dikenal dan dikunjungi banyak orang dan mendorong pergerakan ekonomi rakyat,” jelas Aminullah yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh ini.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Kota juga menyantuni 2500 anak yatim. Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, Wali Nanggroe, Ketua DPRA, Ketua TP PKK dan Wakil Ketua PKK menyerahkan santunan untuk anak yatim secara simbolis di atas panggung utama. [Randi/rel]