Paket Wisata Indonesia Diserbu Wisman Italia di Milan

(Foto: detik)

(KANALACEH.COM) – Keindahan alam Indonesia dipromosikan di pameran pariwisata terbesar di Italia lewat paket wisata yang ditawarkan oleh pelaku usaha jasa travel. Adapun paket wisata yang dipromosikan adalah paket wisata Bali dan Beyond Bali.

Pameran La Borza Internazionale del Turismo (BIT) Milano yang digelar di Kota Milan pada 10-12 Februari lalu ini sukses menggaet wisatawan mancanegara (wisman) Italia. Pasalnya, selain melihat paket wisata, wisman Italia juga dimanjakan dengan sajian kopi Indonesia dan tarian dari tim Wonderful Indonesia pada hari pertama pameran.

Sementara pada hari kedua, pameran dibuka untuk pelaku industri pariwisata melakukan pertemuan bisnis. Acara hari kedua dibuka dengan apik oleh penampilan Tari Cendrawasih kemudian dilanjutkan pembukaan resmi oleh Duta Besar RI untuk Italia Esti Andayani didampingi Gubernur Lampung Ridho Ficardo dan Kabid Pemasaran Eropa I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Hari Ristanto

Ads

Di pameran BIT Milano, Indonesia mengambil tema kapal pinisi untuk desain paviliunnya. Bahkan turut dihadirkan pelukis kuku dan henna, Dewi Henna dan pemenang runner up 4 kontes Mister Tourism World 2018 di Roma Eric Novianto Setiawan yang menggunakan kostum Pangeran Mercu Suar, simbol ikon pariwisata Pulau Lengkuas di Bangka Belitung. Dengan menawarkan ragam paket wisata menarik, Indonesia sukses membukukan transaksi hingga lebih dari Rp 49 miliar di BIT Milano.

Pada kesempatan yang berbeda, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kemenpar Agustini Rahayu mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam ajang BIT Milano merupakan tindak lanjut strategi promosi di Eropa yang sebelumnya telah dilaksanakan di fitur Madrid Spanyol dan booth Dusseldorf di Jerman pada akhir Januari 2019.

“Angka Rp 49 miliar itu terkumpul dari transaksi yang dilakukan oleh 11 Industri pariwisata yang kami fasilitasi mengikuti BIT Milano dengan rata-rata 199 pax setiap Industri. Mereka terdiri dari dua industri hotel, satu operator cruise, delapan travel agent atau travel operator, serta Pemda Lampung,” ujar Agustini seperti dilansir laman Detik.com, Sabtu (13/4).

Saat ini, kata Agustini, Italia menempati posisi ke-6 dalam hal jumlah kunjungan wisatawan dari Eropa yang ke Indonesia setelah Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, dan Rusia.

“Dalam kurun 5 tahun terakhir, jumlah kunjungan wisman Italia terus naik. Sehingga promosi di Italia menjadi hal yang sangat penting untuk menarik lebih banyak wisman asal Eropa ke Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase rata-rata kenaikan wisman asal Italia dari 2014 hingga 2019 sebesar 10,96 persen. Sementara pada 2018 sejumlah 95.282 wisman Italia berkunjung ke Indonesia. Kemenpar menargetkan jumlah tersebut naik menjadi 113.000 wisman pada 2019 atau naik 3 persen dari target jumlah kunjungan wisman Italia tahun 2018.

“Rata-rata lama tinggal wisman Italia di Indonesia selama 14 hari dan rata-rata spending mereka sebesar USD 1.604,33 per kunjungan. Ini menjadikan Italia sebagai negara yang potensial untuk menjadi fokus pasar pariwisata Indonesia,” pungkas Agustini. []

Ads