Jusuf Kalla Resmikan Tiga Fakultas Proyek 7 in 1 di Unsyiah

Jusuf Kalla menandatangani peresmian gedung baru di Unsyiah. (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meresmikan tiga fakultas proyek 7 in 1 yang didanai oleh Saudi Fund Development (SFD) di Universitas Syiah Kuala, Senin (2/9).

Tiga fakultas tersebut adalah Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), dan Fakultas Kelautan Perikanan (FKP).

Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal mengatakan, di usia ke-58 ini, Unsyiah semakin dekat dengan visinya untuk menjadi universitas inovatif, mandiri, dan terkemuka.

Ads

Kiprah universitas ini, kata dia semakin diperhitungkan di level nasional dan internasional. Lompatan prestasi signifikan Unsyiah dimulai empat tahun lalu yang berhasil meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional.

Unsyiah juga masuk ke dalam delapan perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics, nomor tujuh versi Scimago Institutions Rangkings, dan peringkat 14 secara nasional menurut Science and Technology Index (Sinta) Kemenristekdikti.

Namun menurut Kemenristekdikti, peringkat umum Unsyiah saat ini masih berada di ranking ke-23 di antara perguruan tinggi lainnya secara nasional.

Meski angka ini lima level lebih baik dari tahun lalu, tetapi menunjukkan jika Unsyiah masih memiliki peluang dan kesempatan yang sangat terbuka untuk terus berkembang di masa depan.

Rektor menjelaskan, salah satu upaya mengembangkan dan mengangkat reputasi Unsyiah melalui penguatan kapasitas program studi. Saat ini, Unsyiah memiliki 135 program studi yang bernaung di 12 fakultas, program pascasarjana, dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Gayo Lues.

Sepanjang tahun 2019, mahasiswa Unsyiah berhasil meraih paling tidak 66 prestasi, yaitu 10 prestasi internasional, 26 prestasi tingkat nasional, 27 prestasi tingkat regional, dan 3 prestasi tingkat wilayah. Prestasi terakhir Unsyiah berhasil raih Juara Umum pertama di IMT-GT Varsity Carnival di Wailailak, Thailand.

Kondisi Unsyiah saat ini, menurut Rektor tidak terlepas dukungan dan bantuan dari semua pihak. Ia berharap kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Unsyiah menjadi penyemangat bagi sivitas Unsyiah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya.

“Semoga universitas ini terus berkembang, terus menjadi kebanggaan, dan benar-benar menjadi universitas inovatif, mandiri, dan terkemuka,” pungkas Rektor.

Wapres Jusuf Kalla juga tercatat sebagai salah satu penerima anugerah Doktor Honoris Causa (Dr HC) dari Unsyiah pada tahun 2015 silam. Jusuf Kalla dianggap berperan besar dalam proses perdamaian Aceh. [Randi/rel]