Kata Kadisdik Aceh Soal Pelayanan Pendidikan di Pulo Aceh yang Memprihatinkan

(IST)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Temuan Ombudmsan RI Perwakilan Aceh terkait buruknya pelayanan pendidikan di Pulo Aceh, Aceh Besar, membuat Dinas Pendidikan Aceh menurunkan tim, untuk memantau langsung pelayanan pendidikan di sana.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan Ombudsman tersebut. Dan sudah menurukan tim untuk ke sekolah SMA Negeri 2 Pulo Aceh.

Sejak Jumat kemarin, kata dia, tim sudah menemui kepala sekolah, guru dan masyarakat. “Kita sudah menurunkan tim ke lokasi untuk mengecek langsung, kenapa, dan apa penyebabnya. Mereka di sana dari pagi hingga sore, menemui para guru, kepala sekolah dan masyarakat,” kata Rachmat saat dikonfirmasi, Sabtu (12/10).

Ads

Baca: Pendidikan di Pulo Aceh Memprihatinkan, Banyak Guru PNS yang Tak Masuk

Di sekolah itu, kata dia Dinas Pendidikan Aceh menempatkan sebanyak 12 tenaga PNS ditambah 3 tenaga pengajar non PNS. Ia mengaku, institusinya akan melakukan evaluasi dan pembelajaran atas temuan Ombudsman tersebut.

“Kita semua harus mengawasi proses pembelajaran dan pedidikan di Aceh. Dengan adanya informasi ini menjadi masukan untuk kita perbaiki dan ditindaklanjuti,” katanya.

Atas peristiwan itu, Rachmat mengharapkan, pengawasan terhadap dunia pendidikan di Aceh bisa dilakukan secara bersama-sama,  tidak hanya pemerintah tingkat provinsi namun juga di kabupaten/kota.

Sebelumnya, Tim Ombudsman RI Aceh melakukan investigasi pelayanan pendidikan di Pulo Aceh, pada tanggal 8 – 9 Oktober 2019. Investigasi tersebut dilakukan karena adanya informasi dari sejumlah pihak yang mengadukan buruknya pelayanan publik di Pulau Aceh.

Ombudsman menemukan pelayanan pendidikan di Pulo Aceh yang cukup memprihatinkan. Diantaranya, saat melakukan kunjungan ke SMA Negeri 2 Pulo Aceh, guru PNS dan Kepala Sekolah tidak berada di sekolah.

Padahal, kata dia, jumlah guru PNS di sekolah tersebut mencapai 13 orang. Saat tim Ombudsman datang, siswa sedang tidak berada dalam kelas, sebagian sudah pulang pada pukul 11:00 WIB. [Rino Babahrot]