Kapal Cepat Milik Aceh Singkil yang Mirip Kapal Pesiar Siap Berlayar

KM Tailana. (Foto: Dok. Hariono)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satu unit pembuatan kapal cepat milik Pemkab Aceh Singkil sudah selesai. Kapal ini akan berlayar ke Aceh Singkil dalam waktu dekat.

Kapal cepat yang mirip kapal pesiar (private cruise) ini dijadwalkan akan tiba di Aceh Singkil dalam pekan ini. Kini, kapal tersebut masih di Bangka Belitung.

Kapal yang diberi nama KM. Tailana itu akan melayani rute penyebrangan Singkil – Pulau Banyak dan Pulau Banyak-Pulau Banyak Barat.

Ads

Baca: Mengintip Kapal Cepat Pulau Banyak yang Mirip Kapal Pesiar
Tokoh Pemuda Aceh Singkil yang saat ini di Jakarta, Hariono yang turut memantau perkembangan kapal cepat itu mengatakan, dari jadwal semula, kapal cepat ini akan berlayar ke Pulau Banyak pada 5 Desember 2019 kemarin.

Namun, cuaca yang kurang bagus, keberangkatan kapal ini terpaksa ditunda. “Harusnya diberangkatkan tanggal 5 kemarin, jadi masih menunggu, karena kondisi cuaca dan laut kurang baik,” kata Hariono kepada kanalaceh.com, Sabtu (7/12).

KM Tailana. (Dok. Hariono)

Kehadiran kapal cepat ini, kata Hariono, sangat dinantikan wisatawan yang hendak ke Pulau Banyak atau Pulau Banyak Barat. Tentunya, kata dia, adanya kapal cepat ini bisa meningkatkan daya saing wisata Kepulauan Banyak.

“Saya pribadi mengapresiasi atas realisasi kapal cepat oleh Pemda. Adanya kapal baru ini tentu akan melirik wisatawan baru dan lama untuk bisa berkunjung ke Pulau Banyak lagi,” ujar Hariono yang juga berasal dari Kecamatan Pulau Banyak.

Dari eksterior kapal cepat ini, menyerupai kapal pesiar. Sementara dari segi interior, bangku duduk penumpang hanya dipasang 70 seat. Bangku yang digunakanpun, menyerupai sofa, sehingga menambah kesan mewah.

Dengan interior seperti itu, penumpang akan lebih nyaman berada dalam kapal. KM Tailana ini memiliki mesin diesel. Waktu tempuh Singkil – Pulau Banyak diprediksi sekitar 1,5 jam lebih.

Kecepatan kapal ini maksimal di 18,5 Knot. Namun, penggunaanya secara kontinu hanya berkisar di 15 Knot. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Setelah sukses dengan branding pariwisata ‘The Light of Aceh’ atau ‘Cahaya Aceh’, kini Pemerintah Aceh kembali melaunching logo baru, dengan fokus ke pengembangan wisata halal. Branding pariwisata baru itu ialah ‘Aceh Halal Tourism’ atau ‘Wisata Halal Aceh’. Branding ini di launching pada Jumat, (6/12) oleh Plt Gubernur Aceh didampingi Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Aceh dan Kadisbudpar, di Hotel Hermes, Banda Aceh. Branding ‘Aceh Halal Tourism’ ini diyakini menjadi strategi Pemerintah Aceh untuk menarik wisatawan muslim, agar mau berkunjung ke tanah rencong. Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin mengatakan, kehadiran logo baru Pariwisata Aceh ini tidak terlepas dari branding sebelumnya, yaitu ‘The Light Of Aceh’. Dan ini, kata dia menjadi satu kesatuan. Aceh punya culture yang berbeda. Bukan berarti menggantikan ‘The Light Of Aceh’ tapi ini satu kesatuan. Apa itu wisata halal dalam logo, jadi ini lebih memperkuat. Aliran utamanya tetap branding yang sudah ada,” kata Jamaluddin. Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Aceh, Iskandarsyah Madjid menjelaskan, branding ‘Wisata Halal Aceh’ menjadi alat komunikasi kepada masyarakat, untuk menjelaskan bagaimana pentingnya membranding pariwisata Aceh. #bandaaceh #acehbarat #acehtimur #aceh #acehbesar #acehsingkil #acehgayo #acehtamiang #acehtenggara #acehhalaltourism #wisatahalalaceh #pesonaindonesia #wonderfullindonesia #aceh #bandaaceh #halaltourism #wisatahalal

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads