Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Subulussalam Bagikan Bubur Telur

(ist)
--Ads--
loading...

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kota Subulussalam, membagikan bubur telur kepada para pasien ibu hamil dan balita, Jumat (24/1).

Pembagian makanan itu langsung dilakukan oleh Direktur RSUD Subulussalam Dr Dewi Sartika Pinem, didampingi oleh beberapa petugas RSUD ke ruang rawat inap ibu hamil dan ruang balita RSUD Subulussalam.

Direktur RSUD Dr Dewi Sartika kepada kanalaceh.com, mengatakan bahwa selain memperingati hari gizi nasional, tujuan pemberian asupan gizi berbentuk bubur telur itu untuk membantu pemenuhan kebutuhan akan gizi bagi ibu hamil dan balita.

Ads

Karena kata Dewi, pada dasarnya gizi merupakan komponen penting untuk sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Selain kepada beberapa ibu hamil dan balita, para petugas di ruang poli dan pengunjung RSUD pagi itu juga mendapat bubur telur gratis sebanyak 70 orang.

“Dengan pemberian asupan Gizi ini, kita berharap pemenuhan Gizi Bumil dan Balita serta semua individu bisa terus diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, khususnya masyarakat kota Subulussalam,” kata Direktur RSUD Subulussalam Dr Dewi Sartika Pinem. [Tumangger]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Personel Polres Lhokseumawe saat ini tengah mendalami keberadaan ormas Sunda Empire di Aceh yang viral beberapa waktu lalu. Apalagi, organisasi ini juga pernah membuat kegiatan sosialisasi di Aceh Utara pada Agustus 2019 lalu. Waka Polres Lhokseumawe Komisaris Polisi Ahzan, membenarkan bahwa ormas Sunda Empire pernah melakukan sosialisasi kepada puluhan warga di Aceh Utara. Saat itu, kata dia, petinggi Sunda Empire menjelaskan tentang program ormas tersebut dan sebagainya. Saat ini, Polres Lhokseumawe tengah mendalami keberadaan pengikut Sunda Empire di Aceh, yang diprediksi mencapai puluhan orang. Kemudian, menerjunkan personel untuk melakukan penyelidikan terkait informasi Sunda Empire. Baca: Ternyata Sunda Empire Pernah Buat Kegiatan di Aceh Utara “Kita masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan Sunda Empire. Memang ada informasi mereka pernah buat pertemuan di Samudera, Aceh Utara,” kata Kompol Ahzan saat dikonfirmasi, Jumat (24/1). Meskipun belum berkembang di Aceh, kata Ahzan, tidak menutup kemungkinan pengikut Sunda Empire di Aceh terus melakukan perekrutan anggota untuk masuk dalam organisasi itu. Pihaknya juga akan menelusuri pengikut Sunda Empire yang menggunakan atribut militer. Sejauh ini, belum ada warga yang melaporkan kepada pihak kepolisian, terkait ada atau tidaknya kerugian yang dialami dengan kehadiran Sunda Empire di Aceh Utara. Jika nantinya ada laporan, dan program yang disosialisasikan oleh kelompok Sunda Empire bertentangan dengan hukum, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas. “Kalau ada program yang melanggar hukum tentu akan kita tindak sesuai aturan,” sebutnya. [Randi] #acehbarat #aceh #acehgayo #acehtenggara #acehtimur #acehbesar #acehsingkil #acehselatan #acehutara #acehtamiang #acehutara_lhokseumawe #sundaempire #hukum #kepolisian #program

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads