Wujudkan Generasi Qurani, Aminullah Resmikan LPTQ Banda Aceh

(ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman didampingi wakilnya, Zainal Arifin dan Kadis Sariat Islam, Tgk Alizar usman meresmikan Gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banda Aceh, Rabu (29/1).

Aminullah berharap, kehadiran gedung ini mampu mewujudkan generasi Qurani, mendorong generasi muda untuk terus mendalami Al-Quran dan pendidikan agama Islam sehingga tidak terjerumus kepada perbuatan-perbuatan negatif yang sia-sia.

Ia menyebutkan keberadaan Gedung LPTQ akan menjadi tempat mengembangkan kemampuan para qari di Banda Aceh sebagai persiapan menuju MTQ tingkat provinsi.

Ads

“Dari evaluasi MTQ tahun lalu, prestasi kita sedikit menurun. Kedepan tentunya kita harus berbenah, dan dari Gedung ini kita persiapkan para qari kita untuk menjadi yang terbaik. Target kita tahun depan juara umum,” ujar Aminullah.

Untuk itu, Wali Kota meminta Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh menganggarkan dana yang cukup untuk dalam menggembleng kafilah Banda Aceh ke event MTQ tingkat provinsi tahun 2021.

“Dari Bandara Saya langsung kesini, Saya pikir ini penting. DSI jangan ragu untuk menganggarkan dana untuk pembinaan para qari kita,” pinta Aminullah.

Ia menegaskan, DSI memiliki tugas besar dalam pelaksanaan syariat Islam, memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan syariat Islam itu sendiri. Pengembangan aqidah, akhlak, ibadah hingga muamalah masyarakat kota adalah tugas yang harus dilaksanakan.

Wali Kota kemudian mengungkapkan data pelanggaran syariat Islam yang terus mengalami penurunan. Tahun 2018, ada 215 pelanggaran dan turun menjadi 191 kasus pelanggaran pada tahun 2019.

Peresmian LPTQ ini dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid ini sebagai wujud rasa syukur atas kelahiran Rasulullh SAW dan harus menjadi peringatan dan renungan bagi seluruh umat Islam untuk senantiasa berjuang demi tegaknya nilai-nilai Islam

Pada kegiatan ini, DSI menghadirkan Tgk Zulkifli Zakaria sebagai penceramah yang mengisi tausiah Maulid dengan mengupas keteladanan Nabi Muhammad SAW yang harus dicontoh dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. [Fahzian/rel]

Ads