Soal Investasi UEA, Luhut Minta Aceh Perbaiki Diri

Menko Maritim: Seluruh pejabat harus serius persiapkan Sail Sabang 2017
Luhut Binsar Panjaitan. (Sumbawanews.com)
--Ads--
loading...

Aceh Singkil (KANALACEH.COM) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan, meminta warga Aceh untuk bersikap terbuka, saat dana investasi Uni Emirat Arab akan dikucurkan ke Tanah Rencong.

Sejauh ini pihaknya masih memonitoring hasil pertemuan antara Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dengan investor di Abu Dhabi. Luhut juga meminta agar tidak ada masalah yang dihadapi para investor tersebut saat menanamkan modalnya di Aceh.

“Mereka ingin masuk. Tapi Aceh sendiri harus memperbaiki diri, agar mereka datang kemari jangan nanti ada masalah yang tidak diinginkan,” kata Luhut saat berkunjung ke Aceh Singkil, Rabu (11/3).

Ads

Dalam kunjungannya ke Aceh Singkil, Luhut turut membawa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wisnutama. Mereka juga memantau sejumlah lokasi wisata yang akan dibangun, serta memperkuat perikanan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, delegasi Pemerintah Indonesia dengan lembaga pengelola dana investasi di UEA, yaitu Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), menyatakan berminat melakukan investasi di tiga bidang infrastruktur di Aceh.

Tiga project besar itu adalah pembangunan bandara baru di Sabang, pembangunan moda transportasi massal monorail Banda Aceh dan pembangunan pipa gas Lhokseumawe – Banda Aceh.

Deputi Direktur Bidang Investasi Properti dan Infrastruktur ADIA, Salem Al Darmaki, mengatakan dalam waktu dekat ADIA akan segera mengirimkan tim ke lapangan guna menindaklanjuti rencana investasi tersebut.

“Pihak ADIA saat ini sedang giat berkomunikasi dengan counterpart dan kementerian terkait di Indonesia untuk membentuk satu lembaga dana tabungan pembangunan infrastruktur Indonesia-Abu Dhabi,” kata Salem.

Lembaga tersebut, nantinya akan membuat satu department khusus untuk pembangunan infrastruktur di Aceh. Menurutnya investasi di bidang infrastruktur di Aceh sangat menjanjikan, mengingat perkembangan perekonomian Indonesia yang semakin membaik secara umumnya, serta potensi ekonomi Aceh di sektor pariwisata dan energi.

Salem mengatakan, pihaknya juga akan mengajak para investor lain untuk turut serta bergabung dalam proyek pembangunan di Indonesia dan Aceh pada khususnya.

“Bagi kami Aceh adalah layaknya saudara yang saling bahu-membahu dan saling membantu pada saat membutuhkan. Kami merasa untuk membantu saudara kami bersama-sama membangun,” ujar Salem.

Aceh, kata dia sangat berpotensi untuk menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat dari Timur Tengah mengingat faktor lokasinya yang dekat dan kesamaan budaya Islam.

Selain dengan ADIA, delegasi Indonesia juga menjejaki kerjasama dengan Mubadala Holding, sebuah perusahaan milik kerajaan Abu Dhabi yang bergerak di berbagai bidang termasuk migas, perkebunan, industry petrokimia hingga tekhnologi starup. [Khadafi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Lembaga pengelola dana investasi, Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) berminat melakukan investasi di tiga bidang infrastruktur di Aceh. Tiga project besar itu adalah pembangunan bandara baru di Sabang, pembangunan moda transportasi massal monorail Banda Aceh dan pembangunan pipa gas Lhokseumawe – Banda Aceh. Deputi Direktur Bidang Investasi Properti dan Infrastruktur ADIA, Salem Al Darmaki, mengatakan dalam waktu dekat ADIA akan segera mengirimkan tim ke lapangan guna menindaklanjuti rencana investasi tersebut. “Pihak ADIA saat ini sedang giat berkomunikasi dengan counterpart dan kementerian terkait di Indonesia untuk membentuk satu lembaga dana tabungan pembangunan infrastruktur Indonesia-Abu Dhabi,” kata Salem usai pertemuan bersama delegasi Pemerintah Aceh yang diketuai oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3). Lembaga tersebut, nantinya akan membuat satu department khusus untuk pembangunan infrastruktur di Aceh. Menurutnya investasi di bidang infrastruktur di Aceh sangat menjanjikan, mengingat perkembangan perekonomian Indonesia yang semakin membaik secara umumnya serta potensi ekonomi Aceh di sektor pariwisata dan energi. Selengkapnya di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #investor #investasi #abudhabi #infrastruktur #perekonomian #monorial #kerjasama

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads