27.4 C
Banda Aceh

Jutaan WNI di Malaysia Diminta Tak Pulang, Pemerintah Kirim Sembako

Headline

- Advertisement -PHP Dev Cloud Hosting

Jakarta (KANALACEH.COM) – Jutaan WNI pekerja harian di Malaysia diprediksi akan kembali ke Indonesia. Saat ini, Presiden Joko Widodo menyebut lebih kurang 3.000 pekerja migran yang sudah kembali ke Tanah Air.

Kepulangan mereka ini, tidak lepas dari status lockdown yang sudah diberlakukan di Malaysia. Sehingga memicu para pekerja untuk kembali, mengingat aktivitas pekerjaan berhenti.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan, memang tidak ada program khusus untuk memulangkan WNI di luar negeri. Termasuk para jemaah tablig yang masih ada di luar negeri.

- Advertisement -

“Bahkan, kita harapkan mereka tidak usah pulang, kalau tidak perlu pulang. Kalau di sana masih nyaman dan tidak ada mudarat sebaiknya bertahan di sana. Bahkan, misalnya untuk agar bisa memberikan kenyamanan mereka di tempat asal terutama di Malaysia arahan Presiden kita akan mengirim bantuan sosial kepada WNI di Malaysia,” jelas Muhadjir, dalam keterangan pers melalui video conference, Selasa (31/3).

Bantuan sembako siap dikirimkan untuk mereka, terutama para pekerja harian yang kesulitan di Malaysia. Presiden Jokowi, kata Muhadjir, memastikan kalau bantuan untuk mereka akan dikirim dari Tanah Air.

“Akan menggunakan fasilitas TNI dan TNI akan berkomunikasi dengan tentara Diraja Malaysia untuk angkutan darat ketika bantuan itu sampai di Malaysia,” kata Muhadjir. Lanjut dia, fokus pemerintah adalah bagaimana menjaga kesehatan WNI, baik yang di Tanah Air maupun yang ada di luar negeri.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan, bantuan sudah dikirim sebagian, yakni bantuan logistik untuk 3.000 WNI yang ada di Malaysia. Bantuan akan terus disalurkan sesuai dengan kebutuhan para WNI di sana, saat Malaysia memberlakukan lockdown.

“Maka ini akan terus dikoordinasikan dengan Pemerintah Malaysia, terus koordinasi dengan Kemenlu Malaysia,” katanya. [VIVA]

 

View this post on Instagram

 

Aceh Singkil (KANALACEH.COM) – Bupati Aceh Singkil Dulmusrid memastikan saat ini tidak ada lagi turis asing berada di Pulau Banyak. Hal ini ditegaskan Dulmusrid usai rapat evaluasi tim gugus tugas penanganan covid-19 di oproom kantor Bupati, Senin (30/2). “Turis-turis yang kemarin berlibur di Pulau, sudah diimbau pulang ke negaranya,” katanya. Dari 25 turis, kata Dulmusrid masih terdapat seorang diantaranya yang belum mau pulang. Sementara sisanya, dikabarkan sudah beranjak dari Pulau Banyak. Baca: Pastikan Negatif Corona, Turis Italia Dites Kesehatan Sebelum Tinggalkan Pulau Banyak “Menurut informasi dari tim, kita akan memaksa turis tersebut angkat kaki, kabarnya hari ini tim bersama kepolisian setempat akan mendatanginya untuk dipaksa pulang,” ucapnya. selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #turis #dipulangkan #darurat #cegahcorona #antisipasi #corona #covid_19 #pulaubanyak #penduduk

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Berita Terkait

Cloud Hosting Indonesia

Trending

Berita Terbaru