Polisi di Bener Meriah Diduga Aniaya Warga, Polda Aceh: Terduga 4 Orang

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy. (ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Polda Aceh saat ini tengah menyelidiki dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh personel Sat Reskrim Polres Bener Meriah terhadap seorang warga yang mengakibatkan kan korban meninggal dunia.

Dugaan penganiayaan itu terjadi saat korban ditangkap polisi terkait kasus penadahan. Selama pemeriksaan, korban juga diduga mendapat perlakuan kekerasan dari anggota Polisi.

Kini, Propam Polda Aceh sudah mengamankan empat anggota polisi yang diduga melakukan penganiayaan. Keempatnya saat ini sedang menjalani pemeriksaan.

Baca: Propam Polda Aceh Amankan Anggota Polisi yang Diduga Aniaya Warga Hingga Tewas

 “Kita masih menunggu perkembangan penyelidikan Propam untuk kepastian, info awal terduga 4 orang,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Senin (6/12).

Sebelumnya, seorang warga Aceh Utara, Saifullah (46) meninggal dunia usai menjalani pemeriksaan oleh Personel Sat Reskrim Polres Bener Meriah, Aceh terkait kasus dugaan penadahan.

Ia meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dengan posisi wajah babak belur.

Sehingga keluarga korban yang tidak terima dengan kematian Saifullah melaporkan anggota Polisi Polres Bener Meriah yang melakukan pemeriksaan ke korban ke Polda Aceh tentang penganiayaan.

Kombes Pol Winardy mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan serta sudah mengamankan anggota Polisi tersebut yang diduga melakukan tindakan kekerasan.

Anggota polisi itu juga dicopot dari jabatannya guna memperlancar pemeriksaan yang dilakukan Propam Polda Aceh.

“Saat ini Propam sudah mengamankan oknum Polres Bener Meriah di Polda Aceh yang kemudian akan ditindaklanjuti mencopot jabatan oknum tersebut agar mereka bisa diperiksa secara intensif di Polda Aceh,” kata Winardy saat dikonfirmasi, Senin (6/12).

Related posts