Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Provinsi Aceh mulai menyalurkan uang meugang kepada aparatur sipil negara (ASN), termasuk guru dan tenaga kependidikan, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Penyaluran tersebut telah dilakukan sejak Selasa (10/3/2026) sebagai bagian dari kebijakan percepatan untuk membantu ASN memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Lebaran.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin, mengatakan percepatan pencairan uang meugang tahun ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Aceh terhadap kesejahteraan tenaga pendidik yang berperan penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya para ASN yang akan menyambut Idulfitri bersama keluarga.
“Penyaluran uang meugang tahun ini dapat dilakukan lebih awal, yaitu pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam memperbaiki tata kelola keuangan sekaligus menunjukkan perhatian kepada para guru dan tenaga kependidikan,” ujar Murtalamuddin, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan para pendidik sangat penting mengingat peran mereka sebagai ujung tombak dalam membentuk generasi masa depan Aceh. Guru dan tenaga kependidikan memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui proses pendidikan di sekolah.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan para pendidik dapat menjalankan tugasnya dengan nyaman tanpa dibebani kekhawatiran terhadap kebutuhan keluarga menjelang hari raya.
Dukungan ekonomi melalui uang meugang diharapkan dapat membantu para ASN, khususnya di sektor pendidikan, dalam memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga selama Ramadan hingga Idulfitri.
Selain memberikan manfaat secara ekonomi, percepatan pencairan dana tersebut juga diyakini dapat memberikan dampak psikologis positif bagi para guru dan tenaga kependidikan. Dengan kondisi finansial yang lebih siap, mereka diharapkan tetap fokus menjalankan kegiatan belajar mengajar hingga memasuki masa libur Lebaran.
Sementara itu, kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan guru. Rhilmanidar, guru di SMAN 5 Banda Aceh, mengaku bersyukur karena uang meugang tahun ini dapat diterima lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini penyalurannya lebih cepat dari biasanya. Kami tentu sangat terbantu untuk mempersiapkan kebutuhan keluarga menjelang Idulfitri,” ujarnya.
Rhilmanidar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas perhatian yang diberikan kepada para guru dan tenaga kependidikan. Ia menilai kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan ASN, khususnya di sektor pendidikan.
Ia menambahkan bahwa pada beberapa tahun sebelumnya penyaluran uang meugang kerap mengalami keterlambatan sehingga manfaatnya tidak sepenuhnya dirasakan oleh para guru saat menghadapi kebutuhan menjelang Lebaran.
Karena itu, ia berharap kebijakan percepatan pencairan seperti tahun ini dapat terus dipertahankan pada masa mendatang agar para guru dan tenaga kependidikan dapat merasakan manfaatnya secara optimal setiap Ramadan menjelang Idulfitri.





