Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak lima jamaah haji asal Aceh dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci hingga 31 Mei 2026.
Data tersebut tercantum dalam daftar jamaah meninggal yang dirilis Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh.
Berdasarkan data tersebut, mayoritas jamaah yang wafat merupakan lanjut usia dengan rentang umur 72 hingga 83 tahun. Penyebab kematian didominasi oleh gangguan jantung dan gagal jantung.
Jamaah terakhir yang tercatat meninggal adalah Sulasry Abdul Gani (74), asal Peusangan, Kabupaten Bireuen.
Ia wafat pada 31 Mei 2026 di kamar Hotel Burj Al Wahda Al Multamayiz, Makkah, akibat cardiogenic shock atau syok kardiogenik.
Sehari sebelumnya, Aminah Ahmad (76), jamaah asal Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, meninggal dunia di Sheefa Hospital, Makkah.
Berdasarkan keterangan medis, ia mengalami acute decompensated congestive heart failure atau gagal jantung kongestif akut.
Sementara itu, Siti Salmijah (83), jamaah asal Pidie Jaya, wafat pada 28 Mei 2026 di RS Mina Al Wadi, Mina, akibat gagal jantung kongestif.
Dua jamaah lainnya meninggal pada 26 Mei 2026 saat berada di Arafah. Mereka adalah Maimunah Yusuf Ali (72), asal Bendahara, Aceh Tamiang, yang meninggal akibat gagal jantung kongestif akut.
Serta Nurwaida Muhammad Yusuf (76), jamaah asal Samalanga, Kabupaten Bireuen, yang wafat akibat cardiogenic shock.
Dari lima jamaah yang meninggal, dua berasal dari Kabupaten Bireuen, dua dari Kabupaten Pidie Jaya, dan satu dari Kabupaten Aceh Tamiang. Seluruh jamaah yang wafat berjenis kelamin perempuan.





